Ina
Kayaknya udah seriiiing bgt tema ini dibahas, dikupas dalam ceramah or kajian2. But, terinspirasi dari kuliah subuh di TVRI tadi pagi, saya ingin menuliskan hal2 yang disampaikan oleh Prof. Nazaruddin Umar yg membahasa isra' mi'raj secara detil dan dg hikmah2 yang ternyata sungguh luar biasa yang belum disebutkan secara lebih khusus oleh kajian2 or ceramah2 lainnya. 
Selain itu, saya mulai sekarang - insyaallah -, ingin mencoba menuliskan setiap kajian agama yg diperoleh tiap hari. Baik kajian agama dari TV or live dari Kualasimpang City woehehe. semoga niatan saya yang berpedoman pada "Ikatlah ilmumu dengan penamu" ini dapat terealisasi dengan baiiik, amiiin. Sungguh karena sebenarnya, setiap hari ada ilmu agama yang tersampaikan oleh kita. Coba kita tengok acara TV di pagi hari. Ada banyak pilihan, dari Mamah Dede' yang lebih khusus membahasa ttg persoalan rumah tangga di indosiar, Ummi Qurratu A'yun di MNCTV, Ustadz Nur Maulana di TransTV, tak ketinggala CNTV dan TVRI juga. Terlepas dari kelebihan & kekurangan ustadz/ah tersebut berikut kemasan programnya, saya sebagai hamba Allah yang tak berilmu merasa ada hal2 yg bisa diambil dr acara tersebut, baik dari segi materi, cara penyampaian, metode da'wah mereka, ciri2 khas mereka dll masih banyak lagi.
Oke dilanjood sesuai dg tema di atas. Jadi ada beberapa point sehubungan dengan isra' mi'raj. Beberapa yang saya ingat saya akan tulis di bawah ini *maklum, namanya emak2, menyimak kuliah subuh sambil repot dg kesibukan rumah dan anak2 di pagi hari* :

Perjalanan Isra' Mi'raj yang terdapat pada Al Isra' sbb :

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي 
بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
  • Ayat ini di awali dg kata سُبْحَانَ الَّذِي, menandakan kalimat tasbih yang digunakan untuk mengungkapkan perkara yang besar dan sangat penting, hebat & luar biasanya perjalanan tersebut. Sekaligus mengartikan bahwa perjalanan tersebut benar2 terjadi, tidak hanya sekedar mimpi rosul, tapi merupakan kejadian yang mengikutsertakan ruh dan jasad Nabi.
  • أَسْرَى, berarti Allah SWT yang mengangkat Nabi Muhammad untuk melakukan perjalanan tersebut. Bukan atas kehendak Nabi. Bahwasanya perjalanan tersebut terjadi setelah peristiwa duka yang dialami oleh Nabi secara beruntun yaitu tak lama setelah pemboikotan scr konomi sosial terhenti, paman Nabi meninggal dan tak lama istri tercinta Nabi juga wafat, sehingga disebut sbg Amul Huzun /Tahun kesedihan. Benar-benar satu ujian dari Allah kepada Rasulullah saw. Hal ini membuat Rasulullah saw sangat sedih. Sebab istrinya itu merupakan satu-satunya orang yang selalu mendampinginya dan membantunya. Beliau telah mengorbankan harta bendanya serta seluruh kekayaannya dalam membela Rasulullah saw. Di samping itu beliau sangat membantu Rasulullah saw dalam menyebarkan risalahnya terutama kepada kaum wanita.
  •  بِعَبْدِهِ , disini menggunakan kata bi , berarti menunjukkan tingkat kedekatan Allah kepada hambanya. Dan bukan dikatakan bi Muhammad, berarti peristiwa ini bisa dialami oleh hamba Allah yang lain, dalam artian shalatnya seorang hamba *shalat sbg point utama dr isra' mi'raj* itu apabila benar2 dilakukan dg khusyu' bisa memberikan effek mi'raj kepada manusia. Selain itu ma'na hamba dalam kata عَبْدِهِ menandakan  ungkapan tentang berkumpulnya ruh dan jasad. Jadi bukan hanya sekedar mimpi. 
  •  لَيْلا, peristiwa ini terjadi pada malam hari. Hal ini juga dijelaskan dalam sebuah hadits, yang mengungkapkan ketika kejadian tersebut berlangsung, ada sebuah kafilah/rombongan yang sedang berjalan melihat seberkas sinar yang melintas di langit. Selain itu, "malam" merupakan waktu yang tepat dalam melakukan ibadah. Rasakan nikmatnya qiyamul lail yang makin memberikan nuansa kekhusyuan & ketaqarruban kepada illahi.
  • مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا 
    perjalanan ini dari masjidil haram ke masjidil aqsa di palestina. Pada jaman dahulu masjidil Aqsa belum berbentuk masjid yang ada kubahnya, melainkan hanya sebuah batu. Sehingga pada saat ini terkenal dengan batu gantung. Padahal bukan berarti batu itu menggantung, tapi memang batu tersebut ada rongga di tengahnya, sehingga tampak seperti menggantung. Kemudian kata  الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا , Yang telah Kami berkahi sekelilingnya  agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami merupakan dalil atas kelebihan berkah. Allah memberkahi sekelilingnya dengan berkah duniawi dan keagamaan. Berkah duniawi dengan suburnya tanah sekitarnya, tanah yang penuh dengan taman dan kebun yang menghasilkan berbagai buah-buahan. Ini merupakan karunia yang dapat dinikmati oleh mukmin maupun kafir. Kita bisa lihat hingga saat ini negara saudi arabia yang dilimpahi dg minyak. Dan apabila dengan perkembangan zaman sumber daya minyak sudah beralih dengan sumber daya matahari/solar. Arab saudi pun tetap menjadi negara kaya, karena cuaca negara arab saudi yang terik dengan matahari dan hanya sesekali ada hujan sepanjang tahun.

  • انه هوالسميع البصير
    Ada juga yang memahaminya sebagai bahwa allah SWT telah menganugerahkan kepada nabi muhammad SAW daya lihat dan daya dengar yang sangat sempurna sehingga daya selan beliau sama sekali tidak berarti jika dibandingkan dengan daya dengar dan daya lihat beliau itu. Maka ayat ini mengunakan kata sami’ dan bashir yakni yang biasa di gunakan untuk allah SWT. Manusia mmg diciptakan paling sempurna dg makhluk lain, bahkan malaikat sekalipun. Sehingga ketika malaikat jibril mengantar nabi ke langit pun tidak sampai naik ke atas, dikarenakan daya kemampuan malaikat terbatas. 

    Sebenarnya ada hikmah & taujih lainnya lagi. Tapi untuk sementara ini dulu ajah hehe ... Semoga bermanfaat ...

Ina
Kira2 begitu status FB yang ina buat pada tgl 18 Mei yang lalu. Saking malunya suka berkeluh kesah sama Allah, dan ga ma tahu tentang begituuuuuuuu banyak nikmat yang telah diberi. Hiks ... sepertinya ... postingan kali ini akan mengangkat topik keluh kesah. Dasssar manusia manusia ..........
Setiap manusia punya problem. Ketika mereka punya problem, mereka merasa problemnya lah yang paling beraaatz. Dan di saat itulah, kadang manusia baru sadar betapa kecil, hina dan dhaifnya mereka. Mereka makin merasakan kebutuhan dan ketergantungannya pada Yang Kuasa. Kadang manusia bertanya pada tuhan, kenapa mereka harus melewati semua ini. Tak lain tak bukan adalah untuk menjadikan manusia itu sendiri semakin kuat, semakin bijaksana dalam menjalani kehidupan, dan bahwa ada tujuan sebenarnya selain di dunia ini yang harus kita peroleh yaitu ridlo illahi yang akan membawa kita ke syurga yang abadi.
Serius banget ya postingan ini ... hmmm btw, jadi teringat kata2 hikmah jaman kuliah nih, berikut kata2nya:

Dia Memberi yang Kubutuhkan

Ketika aku mohon kekuatan,
Allah memberiku kesulitan
Sehingga aku kuat

Ketika aku mohon kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah
Untuk aku pecahkan

Ketika aku memohon surga,
Allah menghujaniku dengan ujian-ujian

Ketika aku memohon pengampunan dosa,
Allah memberiku rasa sakit

Ketika aku mohon kesejahteraan,
Allah memberiku akal untuk berpikir

Ketika aku mohon keberanian,
Allah memberiku bahaya untuk kuatasi

Ketika aku butuh cinta,
Allah memberikan orang-orang bermasalah
Untuk kutolong

Ketika aku memohon hikmah,
Allah memberiku musibah untuk kuanalisa
Dengan akal dan kalbuku

Aku tak pernah menerima apa yang kuminta,
Tapi aku menerima apa yang aku butuhkan

Subhanallah !

Yah, intinya Allah tuh selalu menyayangi kita dengan cara yang bermacam2, kadangkala kita dikasih rezeki gelondongan kadang dengan masalah2 yang makin menjadikan kita bijak, sabar, dan kuat dalam menjalani kehidupan. 
Oh ya, ngomong2 mang selama ini masalah yang menimpa saya apa ya? ya saya cerita lagi di postingan berikutnya aja yaa hehe ... 


Ina
Hmmm .. gara2 kedatangan Maher zain minggu lalu ke indonesia, muslim indonesia mulai hebboh dengan lagu2 milik singer asli swedia dan merupakan produser asal Libanon ini. Padahal perasaan lagunya dah dirilis tahun 2009. Tapi ternyata banyak muslim indonesia yang ga tahu menahu tentang Maher Zain. Ironis banget siih, padahal indonesia mayoritas muslim tapi lagu2 luar yang bernafaskan islam kurang poluper. Lucunya, Maher zain lebih terkenal di negara2 eropa yang minoritas muslimnya. Sedihnya, waktu ke Indonesia, Maher zain hanya dibikinkan acara live di studio sebuah statiun TV. Berbeda dengan di negara2 lain yang konsepnya bener2 big konsert dengan para penonton yang membludak. Anehnya lagi, acara live tv performance nya diselingin sama lagu2 pop, masih mending kalo lagunya band cowok gitu, tapi kan ga pas kalo diselingin sama penyanyi cewek dgn penampilan yg ga nutup aurat, ga pas dengantema musik yang diusung sama Maher Zain. Akhirnya saya ga nonton mpe selesai deh. Terus pembawa acaranya yg cowo kan gading martin, noni gitu, jadi kurang pas lah, dan akhirnya amat sangat dimaklumi kalo he dont know well about maher zain. Terus lucunya lagi ada kuis dg sponsor rokok yg dibawakan sama presenter cewe yg ga nutup aurat. Tapi yg nonton banyak siiih, soalnya di indonesia kan dah ada Maher Zain Indonesia Fans Club.
Nah, untuk memperjelas siapa Maher Zain, berikut googled saya tentang bionya brother Maher. 
Album pertamanya ‘Thank You Allah’ dari 13 lagu dan dua lagu bonus dirilis pada tanggal 1 November 2009. Musik videonya di Youtube telah diliat lebih dari 4 juta orang. Maher Zain lahir pada tahun 1982 di Libanon. Keluarganya pindah ke Swedia ketika Maher berumur delapan tahun, di mana ia melanjutkan sekolahnya. Maher mampu menguasai keyboard pertama ketika ia berumur sepuluh tahun. Dia kemudian memasuki Universitas dan mendapat gelar sarjana dalam Aeronautical Engineering Selama masa remajanya, dia menghabiskan malam sampau larut dengan teman-teman sekolahnya di mana mereka bernyanyi, rap, menulis dan bereksperimen dengan musik dalam segala hal. Musik yang di bawakan oleh Maher Zain terinspirasi oleh sang ayah yang juga seorang musisi handal di kota Tripoli, Lebanon. 

Bakat musik Maher Zain telah terlihat semenjak ia masih muda dengan menjadi produser musik di Swedia. Namun menurut Maher, dunia musik yang ia geluti yang menawarkan banyak kemewahan membuat ia merasa ada yang kurang, dan bahkan ada yang salah. Pada akhirnya Maher menemukan jawaban dari keraguannya dalam bermusik setelah ia bertemu dan tergabung dalam komunitas Muslim yang ada di Stockholm. Semenjak itu Maher pun mulai aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan di masjid dan Ia merasa di sinilah arti sebuah rumah baginya. Setelah terlibat untuk sementara sebagai produser musik, Maher diperkenalkan ke RedOne, seorang produser musik di dunia musik di Swedia. Maher mulai bekerja dengan RedOne dan kemudian pindah ke New York. Pada bulan Januari 2009, Maher Zain mulai bekerja pada album dan ditandatangani dengan Awakening Records. Maher telah telah berpartisipasi konser gratis di Bahrain, dan juga di konser Spring di Universitas Amerika di Kairo, Mesir. Album Maher Zain yang pertama berjudul “Thank You Allah” menduduki peringkat pertama di Dunia Amazon grafik Musik dan sembilan tempat di chart R & B. Pada bulan Januari 2010, Maher Zain lagu berjudul “Ya Nabi Salam Alayka” telah berhasil memenangkan gelar sebagai lagu terbaik agama pada tahun 2009 dalam kontes musik yang diselenggarakan oleh Nujoom FM.
Semua lagu2nya saya suka. But, berikut lagu2nya yang paling saya suka:

Barokalloh .. pas banget diputer waktu acara walimahan hehe ...
Yang "Insyaallah" paling suka, lagu motivasi, la tahzan, inaallah ma'ana

Kalo yang ini, lagu tuk agar slalu bersyukur, bersyukur dan bersyukuuur selalu pada Allah

Hold My hand ... sukaa bangetts, terlebih liriknya yang ini;
 Now we share the same bright sun,The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought
Hold my hand,There are many ways to do it right

Label: 4 komentar | edit post
Ina
Hihi ... sebenarnya banyaaak banget acara ibu2 di kantor nih *duh emak2 banget yaks* yang lebih tenar dg istilah dharmayukti. Kebetulan acara pertemuan tersebut diadakan 1 bulan sekali. Nah, di setiap pertemuan ada pengocokan arisan dan materi. Materi nya bisa berupa acara ketrampilan, penyuluhan, olahraga, ato kadang2 arisan only karena berbagai kesibukan lain.
Berikut ini, saya abadikan beberapa gambar sekaligus dalam berbagai waktu yang berbeda.
Gambar di atas adalah acara arisan yang diisi dengan demo produk tupperware woehehe ... eh bukan penyuluhan ttg UU KDRT. Pemateri adalah abinya anak-anak hihi ... Yang lucunya pas acara mo dimulai, tahu2 listrik mati. Padahal dah prepare laptop berikut in focusnya. Secara laptop bagi si abi tuh dah kayak doraemonnya si nobita woehehe jadinya agak ga PD juga. Tapi ternyata animo ibu2 sangat besar terkait tema yang disampaikan, jadinya discuss nya seru juga. Pokoknya jempol deh buat ibu2 dyk.
Nah, kalo yang ini adalah kegiatan kreasi jilbab yang dipandu oleh Bu Onny. Ada 2 jenis jilbab yang diperagakan yaitu untuk acara pesta dan sehari2 yang praktis namun tetap cantik. Berhubung saya pemakai jilbab lebar jadinya ga bisa praktekin model tersebut. Lagian sayanya ga mau ribet woehehe, ini mah sayanya yg dasar pemalasa aja ...
Kalo yang ini seperti judul yang tertera di background adalah pemberian beasiswa untuk seluruh anak2 pegawai yang dananya di kelola dari potongan gaji hakim dan beberapa pejabat atasan. Lumayan Nabila dapet juga idr 75.000 hehe, alhamdulillah ..

2 foto di atas adalah acara pengantar tugas 2 orang hakim beserta keluarganya. Sediiih deh, kehilangan teman sekaligus tetangga komplek. Tak lupa teriring doa dari kami, semoga beliau2 betah di tempat yang baru, lebih nyaman, dan makin sukses, amiiin ...
Ina
Seberapa besarkah konsumtivisme anda?
Sengaja saya memakai kata konsumtivisme bukan konsumerisme yang pada umumnya banyak digunakan. Ternyata 2 kata itu tidak mengandung arti yang sama, walopun kamus wikipedia memberi arti yang sama. Nah untuk jelasnya berikut arti kedua kata tersebut yang saya ambil dari sini :

Konsumtivisme merupakan paham untuk hidup secara konsumtif, sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan prestise yang melekat pada barang tersebut. Oleh karena itu, arti kata konsumtif (consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. Dalam artian luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.

Sedangkan konsumerisme dalam pengertian luas dapat diartikan sebagai gerakan yang memperjuangkan kedudukan yang seimbang antara konsumen, pelaku usaha dan negara dan gerakan tidak sekadar hanya melingkupi isu kehidupan sehari-hari mengenai produk harga naik atau kualitas buruk, termasuk hak asasi manusia berikut dampaknya bagi konsumer.

Oke, kembali ke topik.

Sebenernya tema postingan kali ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap diri saya sendiri. Honestly, saya tuh orangnya sederhana sahaja *bener deh*. Ga suka macem2, ngikut gaya or trend terhadap suatu mode baik itu produk2 tertentu yg branded or gaya tingkah laku tertentu, misal kayak alay2an, idiih ga buangetts, big no no. Nah, pabila orang2 dengan mudahnya terbujuk rayuan para penjual produk2/jasa2 tertentu, saya cuek saja. Kecuali kalo saya memang memerlukan produk tersebut, memang ada kalanya membeli dengan merek yang terjamin yang mungkin dalam pemikiran saya harga tersebut di atas rata2.
Naaah, sayangnya sikap tersebut, saya rasakan kian memudar. Yah walopun belum parah banget, tapi saya merasakan perubahan tersebut. Hmmm apalagi kalo sdh ada acara arisan kantor, kumpul ibu2 cantik, lama2 tergerus juga ketahanan saya. Dari tupperware, baju2 anak, jilbab, baby toys dan yg paling sering bros hehe. Oh ya satu lagi yang membuat saya kayak masuk mall padahal nggak, itu tuh kalo dah masuk group online shop di FB. Ada yg nawarin ini itu, macem2 ada semua. Paling bikin ngiler kalo kebutuhan anak2. Dan yang terakhir itulah  yang membuat saya agak lega. Berarti rasa konsumtivisme saya masih dalam taraf konsumerisme. Maksud saya, berarti saya masih punya kepekaan terhadap hal2 yang memang merupakan kebutuhan dan kepekaan kasih sayang terhadap anak2 daripada kebutuhan saya sendiri. Yah, berarti saya harus tetap bersyukur, alhamdulillah. Yang terpenting lagi adalah kegiatan konsumerisme ini tidak boleh mengganggu stabilitas finansial rumah tangga.
Di sisi lain, melihat orang2 yang silih berganti menawarkan produk kepada saya, saya miris terhadap diri saya sendiri. Kapan saya mempunyai ikhtiar untuk menjadi seperti mereka, istilah kerennya bisa mengikuti sunnah rasul, yaitu berdagang. Pengeeeen banget, udah lamaaa banget dari jaman dulu kala. Dari dulu alasan saya ga jadi jualan adalah karena domisili kami yang suka pindah-pindah. Lucunya, sekalinya saya bawa katalog sophie mart**n, ada yg tertarik juga tapi lamaaaa banget bayarnya, dan akhirnya mpe skrg lom lunas hihi. Sejak itu, keinginan saya berdagang jadi agak hilang. Namun, beberapa waktu lalu ketika ngobrol2 di tempat penitipan anak, ada yang nawarin produk. Usut punya usut setelah ngobrol kesana kemari ternyata, produk2 yang dia jual semial kayak pakaian anak & jilbab berkarakter, buku bantal, serta maenan2 yang lain dia dapat dari internet. Katalog2 yang dia bawa dikirimkan langsung beserta produk2 yang dia pesan. Hmm .. jadi kepengen. Tapi, masih ada satu kendala, secara domisili ada di kualasimpang, aceh tamiang, saya rasa ongkos kirim ke daerah saya lumayan tinggi. Tak heran memang, harga2 yang beredar di daerah sini tergolong mahal daripada di Jawa. Jadi inget waktu mudik, rasanya pengen borong semuanya.
Hmm ... semoga sih ke depan, akan ada langkah yang lebih maju akan keinginan berdagang saya. Agar bisa terealisasi dan tidak hanya sekedar halusinasi ;D.



Ina


 
مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن 


نَّبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Indonesia: Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhulmahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS 57:22)



:لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Indonesia: (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS 57:23)



Melihat berita di TV tentang bencana dan musibah yang silih berganti. Baik itu bencana karena faktor alam  seperti gempa & tsunami di Jepang, banjir bandang di Australia, Indonesia dll atau bencana politis seperti yg terjadi di Mesir, Yaman, Libya dll. Sebagai umat muslim yang beriman ada baiknya kita mengingat ayat Al Quran yang merupakan kalamullah khususnya ayat di atas. Oh ya kalo teror bom yang lagi booming di Indonesia termasuk dalam bencana apa ya hehe ...
Oke dilanjood ...

 
Berkaitan dengan Ayat ke – 22 di atas. Point pertama adalah bahwa hanya Allah lah yang maha Tahu dan maha Pencipta. Sesungguhnya para pakar gempa pun apabila ditanya ttg prediksi kapan persis terjadinya gempa, mereka pun tidak bisa tahu secara jelas. Dan ketika Allah menghendaki sesuatu, maka itu adalah sesuatu yang mudah bagi Allah.
Point selanjutnya Seorang hamba hendaknya menjadi seorang yang beriman terhadap takdir, dan wajib untuk menahan diri dari terlalu mendalami masalah takdir, namun terkadang manusia banyak berdalam-dalam dalam masalah takdir. Dalam artian, manusia lebih sering tidak muhasabah terhadap diri sendiri, namun menyalahkan pada takdir Allah. Seperti lirik2 lagu pop "Takdir memang kejam" dll. Sehingga cenderung ada syubhat yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik baik pada zaman dahulu maupun sekarang, dan barangkali syubhat ini ada pada orang-orang yang beriman.
" Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apapun". Demikian pulalah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sampai mereka merasakan siksaan Kami. Katakanlah: "Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada Kami?" Kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanya berdusta. Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, pasti Dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya". (al-An'am : 148-149)
Tidak ada pada seorang hamba hujjah/alasan untuk membantah Allah. Ya benar perbuatan kita adalah ciptaan Allah, akan tetapi Allah mencintai ketaatan-ketaatan yang kita lakukan, dan membenci kemaksiatan-kemaksiatan kita. Allah memerintahkan kita untuk taat kepada-Nya, dan melarang kita berbuat maksiat kepada-Nya. 


 
Selanjootnya pabila kita cermati Ayat ke – 23:
Dg musibah, Allah ingin memperlihatkan KekuasaanNya agar manusia bertaqwa & rendah hati.
Coba kita kembali mengingat cerita ttg Qarun yang sombong dan berbangga diri terhadap manusia dengan harta yang bukan dari usahanya, dan bukan dari hasil perbuatan tangannya.
Mereka bakhil dengan karunia Allah yang diberikan kepada mereka, dan tidak menginfakkannya dijalan Allah. Dan barangsiapa "berpaling" dari Allah dan Rasul-Nya "Maka sesungguhnya Allah adalah Maha Kaya lagi Maha Terpuji", sebagaimana firman Allah : "Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu." (az-Zumar : 7)


 
Mengutip dari status FB Ustadz Arifin Ilham:
Inilah doa kalau musibah sudah terjadi, "Allahuma inny la asalukal roddal qodho wa laakinna allutfa fiihi",
Yang artinya "Ya Allah, hamba bukan menolak takdirMu, takdirMu adalah takdirMu, tetapi beri kepada hamba kekuatan, kesabaran, keikhlasan, ketawakkalan & "allutfa fiihi" kecerdasan menangkap bahasa hikmah dibalik takdirMu... sungguh smua trjadi ALLAH putuskan dg RAHMAT,ILMU & KEBIJAKKANNYA (QS.57:22-23), kecuali hati yg tumpul "alquflu" krn emosi tdk bisa mmbacanya

 
Untuk itu, kita sebagai makhluk yg lemah, perlu melakukan ikhtiyar agar kita selalu dalam perlindungan Allah, Sang Maha Pencipta dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Di antara jalan tolak bala yg ALLAH tunjukkan,
  1. Doa ,"Ya Rabbana jangan uji kami diluar batas kemampuan kami"(QS.2:286),
  2. Kesungguhan Taqwa(QS.65:2-3),
  3. Ridho ortu,
  4. Sedekah itu menolak bala (hadits),
  5. Istighfar,"Kami tdk akan turunkan adzab bencana selama mereka masih beristighfar" (QS. 8:33),
  6. Shilaturrahim,
  7. Selalu zikir & sholawat,"Petir menyambar kafir juga mu'min tetapi petir tidak akan menyambar orang yg sedang berzikir (hadits),
  8. Hobby berbuat baik (QS. 55:60)
Ina
Wuihihi, saya lagi kumat nih jahilnya. Pengen bikin cerpen yang based on true story 60 %. Kenapa 60 %?, karena selebihnya agak hiperbolis bin dramatis woehehehe. Nah, untuk cerita pertama saya kasih judul sbb di bawah ini:

Tragedi Scan Finger

Di siang yang sepi senyap, sepertinya setiap orang sedang khusyu' dengan pekerjaannya masing2. Tiba2 ada pintu terketuk dari luar, knock knock knock ... Oh, ternyata seorang staff bagian umum yang mengetuk dan berkata "Maaf pak, anda dipanggil Bapak John". "Oh iya, terimakasih" kata hakim soleh menjawab. Wah ada apa yah, pikir hakim soleh. FYI, hakim soleh ini punya nama lengkap Mohammad Solichin, SH, MH. Tapi panggilan gaulnya hakim soleh. Nah, untuk membuktikan bener atau tidak tentang kesolihannya, yaaah kita liat cerita selanjutnya dan insyaallah cerita2 serial yang akan datang *wuihihi pd amat yak eyke*. Dilanjoooot ...
Dengan langkah tegap dan meyakinkan sambil baca bismillah, hakim soleh pun turun ke lantai dasar dengan menggunakan lift. Tak berapa lama, hakim soleh sudah dipersilakan duduk di ruangan Bapak John. " Jadi begini ..." kata Pak John mengawali perbincangan yang sepertinya serius tersebut. Dengan beberapa kertas yang ada di tangannya, Pak John pun membeberkan data yang ada. 
"Jujur saja, saya bingung Pak ... Kalo tidak salah sejak awal Maret lalu, bapak tidak masuk kantor karena ada acara keluarga di kampung halaman bapak. Tapi kenapa bisa ada tanda absen bapak di mesin scan finger. Bapak bisa lihat dari hasil print out berikut" 
Pak John pun memberikan beberapa lembar kertas kepada si Hakim Soleh. Lembaran kertas tersebut yang merupakan hasil print uot scan finger dari awal bulan Maret bertuliskan jam kedatangan dan pulang setiap pegawai, tak terkecuali si hakim soleh. Padahal hakim Soleh baru sekitar seminggu masuk kembali ke kantor. Hakim soleh pun tak kalah bingungnya. Kenapa bisa terjadi hal sepertih inih. Aneh bin ajaib. Kan ga mungkin hakim soleh pulang kampung meninggalkan jari jemarinya disini biar bisa ngabsen di kantor. Dengan bijaksini hakim soleh pun menjawab "Wah, terimakasih pak sebelumnya atas keterangan yang bapak sampaikan. Jujur juga, saya ga kalah bingung. Namun yang jelas, saya pulang kampung kemaren berdasarkan surat cuti yang sudah ditandatangani oleh bapak Ketua. Dengan surat cuti tersebut, saya tentu saja tidak perlu absen. Dan saya tidak perlu khawatir kalau dipotong uang tunjangan". "Lalu, kenapa bisa terjadi seperti ini?" Pak John pun menimpali. Kalau di sinetron2 mungkin sudah ada back sound jreng jreng jreng, bergantian wajah pak John dan hakim soleh di shoot woehehe. Singkat cerita Pak John pun berkata "wah nggak bisa ini pak kok kayak gini, apalagi sebentar lagi ada pemeriksaan dari pusat". Masih dengan sikap dan penampilan yang tenang, walau agak kusut di dalam otak, hakim soleh berkata " Kalau masalah kekhawatiran akan data tersebut, insyaalloh pasti kita bisa atasi pak. Kita sesuaikan dengan fakta yang terjadi. Namun, kita harus tetap memeriksa tentang hal ini. Saya pikir mudah saja, kita minta tolong pada bagian operator untuk melihat data pada mesin scan finger. Kita lihat rekaman yang terjadi pada tanggal2 dimana saya cuti. Karena selain ada scan jari kan ada rekaman gambar ketika kita absen. Nah disitu pasti kita bisa lihat siapa yang merekam ulang jari atas id saya dan menggunakannya untuk absen selama saya cuti". Namun, sehubungan dengan waktu istirahat dan perut hakim soleh yang keroncongan, akhirnya diputuskan nanti akan memeriksa mesin scan finger bersama operator sehabis makan siang dan sholat dzuhur.
Di kala makan siang, hakim soleh pun berpikir. Aneh bin ajaib. Belum pernah dia mengalami hal seperti ini. Padahal kalo dipikir2 dia sudah mengalami pindah tugas di 3 tempat yang berbeda. Yaah tapi kalo dipikir ada benarnya juga. Ya ga mungkin terjadi tragedi scan finger, karena 2 kantor sebelumnya memang tidak ada sistem scan finger siih hihi. Di kantor sebelumnya adanya scan telapak tangan, woehehe ga beda jauh. Malahan di kantor awal bekerja si hakim soleh hanya absen manual alias tanda tangan pake tangan *lah mosok pake kaki?*. Pantas saja hari Kamis yang lalu, tiba2 dia tidak bisa absen, si mesin menjawab "please try again" mulu. Dan akhirnya musti memperbarui merekam jarinya untuk bisa mendapatkan ucapan "thankyou" dari mesin scan finger yang merupakan tanda bahwa absen diterima si mesin. Sebenarnya ada terbersit rasa su u dzon alias buruk sangka. Tapi siapakah pelaku di balik semua ini. Segera si hakim soleh menepis rasa itu. Sepertinya hubungan silaturahim dan pergaulan sosialnya di kantor baik-baik saja. Dan semua orang memaklumi akan sikap kedisiplinan, profesionalitas dan idealismenya dalam bekerja. Kalau dibilang sih mungkin bukan memaklumi, justru malah harusnya menghormati dan salut kepadanya. Si hakim soleh yakiiiin betyuul, kalau teman2 seprofesinya sangat menghormati dan menghargainya walo sering terjadi perbedaan pendapat demi memperoleh rasa keadilan bagi pencari keadilan di luar sana. Dan orang2 selevel si hakim soleh yang mumet mikirin berkas pastinya ga ada ide untuk iseng bin jahil seperti itu. Kepikiran juga untuk share masalah ini ke temen2nya. Tapi, hakim soleh pun mengurungkan niatnya. Lebih baik, langsung melakukan investigasi terhadap si mesin scan finger lengkap dengan orang yang bisa mengoperasikannya yaitu si operator. 
Singkat cerita, hakim soleh sudah ada di ruangan scan finger bersama Pak John dan si operator. Dan untuk menyingkat cerita lagi, setelah diutak atik. Si operator ternyata tidak bisa menemukan jawabannya. Yang ada hanya rekam foto 3 orang hakim. Dua diantaranya sudah pindah. Aneh deeeh, padahal ada banyak pegawai di kantor ini woehehehe. Salah si hakim soleh juga, ga mendalami ilmu mesin scan finger, jadi ga bisa ngeyel melihat data yang ada. Padahal rasanya kalo liat buku petunjuk pun mungkin bisa tuh si mesin dipaksa menjawab persoalan ini. Akhirnya case closed. Ga ada jawaban tentang siapa dibalik semua ini. Seiring dengan hal itu, pak John pun tidak ada pertanyaan lagi untuk si hakim soleh. Dan rasanya tak ada yang tahu hal ini terjadi. Tak ada untungnya kalo si hakim soleh share tentang tragedi ini. Biar saja hakim soleh, pak John dan operator yang tahu. Well tentunya itu dilihat dari sepengetahuan si hakim soleh lho yaaa. Eh tapi kamu kamu kamu yang baca jadi tahu juga ;D wkwkwkwkwk ... ups ...