Ina
Suami dan istri adalah satu. Hidup Bersama saling berdampingan. Saling memberi & menerima. Saling menguatkan satu sama lain. Saling mendukung dan memotivasi. Lalu apa yang sebaiknya sang istri lakukan tuk menguatkan suami tercinta?. Berikut adalah hasil copas dari group Fb recomended Seller & Buyer, khususnya buat saya baca sendiri. Bukan untuk di publish ke para suami, mundak mereka ntar pada GR hehe ...


Buat para istri;


✔ Pernahkah kita menyadari sudah berapa lama kita menikah?
✔ Dan bagaimanakah hubungan kita dengan suami tercinta saat ini?



✧ Mari luangkan waktu sejenak untuk merenungkan kualitas kasih kita....=-?



Saat suamiku bangun pagi, 
✔ Adakah aku di sana yang menyapa dengan senyuman? .... atau bahkan dengan kecupan?
☞ Pastilah itu akan mencerahkan hatinya.



Saat suamiku ada masalah di kerjaan,...
✔ Adakah aku menyadarinya?
✔ Apakah aku mensupportnya dengan kata-kata positif, kepercayaan, dan doa baginya?
☞ Pastilah itu akan menenangkan pikirannya.



Saat hubungan terasa hampa,
✔ Adakah aku berusaha menarik hatinya? Dengan kejutan-kejutan manis... dsb?
☞ Dalam hatinya, pastilah ia menghargainya.



Saat suamiku pulang kerja,
✔ Adakah aku di sana untuk menghibur dia yang lelah?
✔ Adakah aku di sana, untuk menemaninya makan?
☑ Walaupun mungkin aku sendiri sudah makan?



Saat dia sibuk bekerja di rumah,
✔ Adakah aku disana dan menemaninya?
☑ Walaupun aku mungkin tidak paham pekerjaannya,...
☞ Namun pastilah ia menghargai kehadiran dan perhatianku.... :)



Saat aku di rumah 
✔ Sudahkah aku selalu menjaga diri untuk tampil menarik dan terlihat segar baginya?



Saat menonton tv,
✔ Apakah aku suka menemaninya?
☑ Walaupun mungkin aku tidak suka acara yang disukainya? 
☞ Aku ingin berbagi komunikasi apapun dengannya...



♡ Ingatlah bahwa dengan menanam kasih, kita pun akan menuai kasih...
♡ Jangan berharap untuk menerima kasih, jangan menuntut ini dan itu...
♡ Tetapi berikanlah lebih dulu :
Hatimu,
Waktumu,
Perhatianmu,
Relakan kesukaanmu,
Mulailah komunikasi lebih dulu...



⇄ Jangan biarkan tempat itu diisi oleh orang lain...
⇄ Di dunia jumlah wanita lebih banyak dari pria,
⇄ Maka kemungkinan adanya idaman wanita lain lebih tinggi dari idaman seorang pria lain...



So....
⇄ Penuhilah selalu hati suami mu...
⇄ Itu memang telah menjadi tempat dan milikmu.



۩ Believe that u can!
"Dibalik keberhasilan seorang suami, ada istri yang sejati"
Ina
Subhanalloh wal hamdulillah...
12 Oktober kemarin adalah ultah saya yang ke-29 sekaligus 7th anniversary. Swami pun tak luput memberikan ucapan yang narsis di FB woehehe. Katanya, ga mau kalah sama muda mudi yg lagi pacaran yg notabene ga halal tuk mengobral kata manis dan gombal karena belum sah. Jadi, yang udah sah & halal ya wajib ngegombal hehe ... Dan kata2nya yang jadi salah satu point adalah Menginstall ulang cinta. Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar dalam kebersamaan kami. Kini kami lebih mengerti satu sama lain. Insyaallah ... Semoga kami senantiasa sakinah mawaddah warrahmah dg dilengkapi anak2 yg cerdas, soleh solehah, amiin.
Nah, cara menginstall ulang cinta tuh bermacam2. Bisa dg mengucapkan cinta & sayang setiap hari, memberi surprice, bisa gift or sekedar makanan favourite dll. Nah membaca tulisan2 inspiratif ttg pasangan suis pun bisa menambah kadar cinta. salah satu tulisannya adalah link di bawah ini. Cukup membuat saya berlinangan airmata. Padahal posisi sedang di ruangan kantor, malu eui. Pura2 bolak balik ke toilet, padahal untuk menghapus air mata yang mengalir di pipi. Subhanalloh tuk penulisnya yg telah mengaduk2 perasaan saya. Semoga blio diberikan kasih sayang Allah yg berlimpah. Berhubung cukup panjang saya copas linknya aja ya, http://bundaiin.blogdetik.com/2011/10/07/kisah-inspirasi-untuk-para-istri-dan-suami/ .
Ina
Dapet lagu ini dari FB di Group Reos


Kayaknya lumayan buat hiburan edukatif anak2


Lagu Parenting ^_^

1. Jenis Hewan
Nada: Indung-Indung

Jenis hewan terbagi tiga
Yang pertama herbivora
Herbivora makan tumbuhan
Seperti kambing, sapi, dan kuda

Yang kedua karnivora
Karnivora pemakan daging
Contoh hewan karnivora
Ada harimau anjing dan singa

Yang ketiga omnivora
Hewan pemakan daging tumbuhan
Contoh hewan omnivora
Seperti ayam, ikan, beruang

2. Tangga Ukuran
Nada: Naik-naik ke puncak gunung

Naik-naik tangga ukuran
Hati-hati sekali
Mili, senti, desi, dan meter
Deka hekto dan kilo
Kalau naik bagi sepuluh
Turun kali sepuluh
Kalau bagi koma ke kiri
Kali koma ke kanan


Label: 0 komentar | edit post
Ina

This is just something in my head which I had to throw..
Kalo ngomongin syarat pejabat secara formalitas sih bukan kewenangan sayah lah ya. Well, tentu saja sudah ada peraturan tertulis yang mengatur tentang itu semua. Sayah hanya ingin membahas tradisi yang melingkupi atau menyertai ketika pejabat tersebut dilantik or disambut ato dilepas. Terus terang yang terjadi di lingkungan kami  dan banyak juga di instansi yang lain ialah adanya kebiasaan sing a song, or disini banyak orang bilang keyboard-an aka menyanyi gitcuh loh… dengan menyanyi, ibaratnya sebagai tanda suatu penghormatan, kepedulian, kasih sayang dan cinta terhadap pejabat tersebut atau terhadap yang lain apabila kita merupakan orang yang sedang dilantik or dilepas or disambut.
Hmm … what do you think? …
 Well, I have no conflict with those people who kept that habit. But, I use to leave when the ‘ show time’. Memilih untuk asyik berinternet di ruangan or pulang ke rumah nengokin anak2. Sepertinya pun mereka memaklumi bahkan memahami dengan kebiasaan kami *sayah dan suami* ketika proses menyanyi2 yang diiringi dengan keyboard tersebut berlangsung. Bukannya sayah tidak menghormati dengan pejabat2 tersebut, tapi its just not me.. menyanyi2 tampil di depan khalayak banyak palagi kalo ada joged bareng segala. Semoga sih … saya harap …
Duluu, ketika kami pernah dilepas dari liwa (lampung barat) menuju ke Kualasimpang, ada acara special juga diselenggarakan untuk kami. Kami sangat terharu, tentu saja. Mengingat ada hakim yang karena waktu sempit tidak bisa diadakan acara perpisahan sebagaimana kami waktu itu. Setelah acara utama selese, tentu saja ada pula acara sing a song. Kami dipaksa untuk menyanyi, sholawatan pun jadi kata mereka, wuihihi. Yaah, akhirnya saya pun menyanyi dengan syarat rame2 berombongan dengan yang lain.
Sebenernya, tujuan dari acara nyanyi menyanyi itu diselenggarakan adalah untuk pemersatu dan kebersamaan bagi semuanya. Tanda kasih saying, kepedulian dan mungkin juga penghormatan. Nah, ada ga sih solusi substantive dari acara tersebut woehehe. Kamsudnya, apa yah dan gimana yah caranya biar tetep ada rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan tapi bukan dengan acara nyanyi2 tersebut?. Solusi lain yang lebih syar’i, begitcuh maksud sayah hehe…
“ ih kasian banget yah pak itu, ga ada acara perpisahan berikut keyboard-an”, kesannya ga dihormatin ama orang sekantor. Yah begitulah, kadang yang menurut baik di mata manusia belum tentu di mata Allah kan?. Ato mungkin saja ada yg berpikir tentang kami “ ih pak dan bu itu, ga hormatin banget sih, acara lom selese, dah pulang duluan …”. Hihi itu pikiran sayah di sisi paling terburuk. Tapi sayah sih sebenernya husnudzon aja kok …  karena semakin lama kita berinterkasi dan bergaul, orang2 di sekitar kita pasti memahami bagaimana karakter dan prinsip kita. Begitu juga kita terhadap mereka. 
Ina

Here I am …
Start to write again …
Beberapa bulan terakhir ini secara beruntut memang ada beberapa acara dalam aktivitas di sekeliling kami. Tentu saja acara yang terbesar adalah perayaan idul fitri 1423 H yang lalu *telat beud siih guweh ngereviewnye ;p*. Alhamdulillah everythin was good. Silaturahim ke berbagai kawan disini. Kasian banget, lagi2 lebaran tahun ini kami ga mudik. But, Alhamdulillah ya … ada tetangga komplek yang ga mudik juga karena sekalian mo back for good. Jadi ada kawan tuk silaturahim ke kawan2 kantor.
Nah, habis lebaran lebar *usai gitcuh loh*, ada acara di kantor yaitu perpisahan wakil ketua Kantor dan one of the judge sekaligus halal bihalal. Acara berjalan sukses sekaligus haru. Terlebih lagi ketika mengantar kepindahannya, secara ibu hakim ini satu2nya tetangga yang bawa keluarga dan anaknya jd sohib kental Nabila. Sampe2 Nabila rewel, pokoknya pengen cepet pindah juga.
Sekitar 1 bulanan setelahnya, ada acara Sertijab aka Serah terima jabatan Ketua kantor yang baru, dilanjutkan dengan acara lepas sambut di aula kantor.  Alhamdulillah …  acara berjalan sukses baik yang sertijab maupun lepas sambut. Berhubung ini acara special buat ketua lama dan penyambutan ketua baru, tamu undangan lebih banyak dan dihadiri dari berbagai instansi di daerah kami. Keluarga ketua kantor yg lama ini pun sangat baik dan care terhadap kami semua, jadi ga salah kalo acara dipenuhi dg keharuan dan hujan local. Ibu-ibu dharma yukti pun mempersembahkan lagu special untuk ibu ketua, sehingga makin membuat keharuan bu ketua tak terbendung lagi. Sayah sebagai anggota dari ibu2 itu sebenernya diminta tuk ikut berombongan sing the songs juga sebagai tanda kebersamaan dan bukti cinta serta kasih sayang ke sang ibu ketua.  Kertas contekan nyanyi udah di tangan, but Alhamdulillah sayah ga jadi tampil woehehe. Sayah sadar itu bukan diri sayah, palagi si abinya anak2 kebagian baca doa hihihi.
Oh ya, yang bikin surprice adalah beberapa hari sebelum acara sertijab, kami diberitahukan dari pihak propinsi akan diadakan juga pengawasan tentang Penyelesaian Perkara di kantor kami. Hmm … hal itu cukup menguras tenaga dan pikiran dari semua keluarga besar di kantor kami. . Yang surprice nya lagi, ketika sampai hari H tiba ternyata pengawasan dilakukan ketika acara sertijab ketua berlangsung di gedung DPRD. Sayah dkk yang berada di gedung DPRD, usai acara sertijab buru-buru kembali menuju ke kantor untuk siap2 dlm pemeriksaan jadi kaget dan ga menyangka kalo pengawasan sudah dilakukan. Alhamdulillahnya …  pengawasan berjalan dengan baik. Fortunately, kami memang membagi beberapa personil untuk tetap standby di kantor.  Jadi, acara pun berlanjut makan siang dan pengarahan dari ketua tingkat propinsi. Secara, baru saja blionya pulang dari Rakernas di Jakarta bersama 1800 ketua2 dan Pansek yang lain di seluruh Indonesia, blio sampaikan sedikit ringkasan hal penting yang dipresentasikan disana. Salah satunya adalah bahwa penerapan IT merupakan tombak utama sebagai sarana yang mendukung transparansi pelayanan peradilan di Negara kita.
Well, itu beberapa acara penting yang terjadi  akhir2 ini. Sekarang, semua sudah lumayan bisa bernafas lega dan menjalankan aktivitas kantor as usual. But, tentu saja dengan pimpinan kantor yang baru. Doakan ya, semoga semua lancar2 aja, aman, tentram, no conflict dah pokoknya. 
Ina
Happy Ramadhan ....
Woehehe telaaat bgt ...
Moga2 pada lancar semua yaaa, bisa beribadah dg optimal. Ga kayak saya yg lagi hamil muda ini, bawaanya muaaal terus. Alhasil tilawah keteteran, siang banyakan istirahat or leyeh2 karena lemes. Alhamdulillah, masih bisa puasa terus. Semoga bisa khatam sampai akhir ramadhan. Nah, sedihnya 2 hari ini ustadz Meqly menci-menci, sehari 3 kali. Sempat kepikir apa karena saya puasa, padahal asupan makanan & gizi yang saya makan dibagi ke 3 tempat, saya sendiri, asi tuk ustadz meqly dan janin dalam rahim. Tapi kok baru ngeffek 2 hari ini? yang merupakan hari ke 22 & 23 ramadan? ga dari awal?. Akhirnya konsul gratisan ke dokter keluarga alias abang sendiri alias si mas Udin hehe. Disuruh beli obat sirup kaotin, bubur tempe saring terus kalo perlu susu LLM. Hari ini insyaallah baru kita coba. Semoga ustadz Meqly cepat membaik.
Nah, tapi yang saya maksud di judul atas adalah ujian di akhir ramadan dimana Nabila mulai suka marah2 ketika meminta & menginginkan sesuatu. Mungkin ini effek dari liburan yang lumayan panjang. Jadi ga ada kegiatan sekolah. Nabila mainnya hanya sama 1 anak tetangga. Nah si tetangga ini mo pindahan habis lebaran ini karena mutasi ke Jabar, eh kakak Nabila juga pengen pindah katanya. Marah2, pokoknya harus pindah juga ntar habis lebaran. Singkat cerita, sudah diberi pengertian teteeup aja. Hari selanjutnya, pengen kalung kayak tetangganya itu. Sebenernya saya punya prinsip bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi; dan kedua bahwa tangisan bukan merupakan senjata untuk mendapatkan sesuatu. Tapi mungkin karena Nabila makin rewel aja, akhirnya saya belikan juga, sekalian aja satu set sama cincin yg dari batu-batuan warna merah. Ternyata beda dengan punya anak tetangga, dimana kalungnya warna pink yang satu set dengan baju barunya untuk lebaran. Untungnya, Nabila ga protes, tetep seneng karena mungkin lebih bagus woehehe.
Nah, saking prihatin nya saya liat perkembangan Nabila kahir2 ini yg pengangguran krn ga sekolah shg sering mere-mere, saya search ttg cara penanganan anak yg sedang marah. Lalu saya dapat artikel bagus dari situs ini, nah berikut kutipannya, sekalian menyimak, insyaalllah bermanfaat:
Menghadapi anak marah

Banyak dari kita menghadapi anak yang marah, bahkan kadang sampai mengamuk.

Dulu, saya tidak tahu harus berbuat apa. Sehingga saya SERING sekali melakukan kesalahan yang hingga kini masih saya sesali. Sesudah membuka sekolah dengan anak-anak yang beragam keadaannya dan latar belakang pengasuhan yang beragam pula, kami semua sampai pada beberapa teknik/tip/triks yang ternyata bermanfaat.

1. Pada saat anak marah, jangan beri komentar apapun. Pasang tampang "adiguna sutowo" (he..he..), maksudnya = lempeng aja. Tidak menunjukkan emosi apapun. Kayak kalo lagi main poker, atau main kartu dan ga' boleh ada yang tahu kita pegang kartu apapun gitu..
2. Bila mungkin, sediakan ruangan yang 'aman' bagi anak untuk melampiaskan amarahnya. Di sekolah, kami ada ruangan di sebelah dapur (originally = gudang) yang terang, tidak ada perabotan apapun selain kursi beanbag (kursi dari kulit yang isinya busa). Di rumah sih, saya ga' punya ruangan khusus, tapi saya pakai ruang tidur anak saya aja.
3. Bila anak didiamkan sekitar 5-10 menit makin meraung-raung, memukuli kepala, atau malahan berusaha menyerang, biasanya kami arahkan untuk "pergi ke ruang tenang". Kalau di textbook namanya 'safe area' atau 'safe room'. Atau kalau di rumah, saya perintahkan anak saya begini "Ikhsan mau marah? Pergi ke kamar. Kalau sudah selesai marah, baru boleh keluar".
4. Nha, marah-marah lah mereka disitu sendirian. Bener-bener sendirian dan ga' ada bujukan / amarah / rayuan/ atau whatever lah. Pokoknya ga' dapat kepuasan sama sekali.
5. Kalau sudah reda, baru kita datangi dan kami tanya "sudah marahnya? Ayo keluar". Dan di luar ruangan baru kita tanya 'ada apa', 'marah sama siapa' dsb. Gaya kita bertanya benar-benar lemah lembut seolah "badai katrina" yang tadi itu tidak pernah terjadi. Susah sekali lho.soalnya kita 'kan manusia biasa yang bisa anytime terbawa emosi...
Alhamdulillah, cara seperti ini efektif sekali.

Bahkan anak yang paling "menyeramkan" saat marah-pun, bisa dengan relatif mudah diingatkan untuk masuk ruang tenang dan tinggal disitu sampai ia merasa lebih tenang. Kadang-kadang belum disuruh udah pada masuk sendiri ke ruang tenang. Malahan sesekali tabrakan di dalam! Lha wong yang tadi ngamuk belum selesai udah ada lagi yang mau masuk! (he..he..).
Kunci dari segala-galanya adalah "ignore the bad behavior" dan "give positive attitude toward the positive behavior".
Jangan lupa untuk selalu memberi perhatian (mengajak bicara, mengomentari, bercanda) justru pada saat anak sedang 'tidak melakukan apapun'. Jadi, dia tahu dia dapat perhatian dari kita justru kalau lagi 'manis'..
Cara ini selain saya terapkan pada Ikhsan, juga saya terapkan pada anak-anak di sekolah. Saya jadi seperti kaleng rombeng dan kaset rusak. Anak lagi bengong, baru dateng, atau sedang enak-enak makan, pasti saya datangi dan tegur dengan ucapan-ucapan sederhana seperti 'selamat pagi..' (nada bicaranya seperti iklan ya. selamat pagi, donnaaaaa..), 'halo, bajunya bagus ya.', 'hey, sepatu baru nih?', 'halo, makan apa kok enak betul?'..
Saya setiap baru pulang kerja, biarpun tengah malam atau baru datang dari luar kota sekalipun, pasti mengharuskan diri sendiri untuk menyapa ikhsan dengan "riang gembira" (padahal badan dan pikiran udah nyaris rontoookkkkkk, bo!!).

Ina
" Ya Allah ... berikanlah rizki yang luas padaku ya Allah... Jadikan jamur-jamur itu tumbuh banyak. Sehingga Nabila bisa menjualnya ... kabulkanlah doaku Ya Allah ..."
Itulah doa istimewa Nabila, sebagai tambahan doa yg biasa dia panjatkan yaitu doa untuk kedua orangtua dan rabbana atina.  Nabila kini jadi makin rajin shalat dan tak lupa berwudlu sebelumnya. Sempat Nabila malas shalat karena sudah agak bosan dengan mukena princess nya. Alhamdulillah, kini pagi2 bangun tidur pun Nabila langsung ambil air wudlu. Ritual itu dilanjutkan lagi dengan mengintip jamur2nya. 
"Waaaah ... jamurnya sudah besar. Nanti Nabila jual lagi di kedai ikan nenek Pen ya biii..." kata Nabila pada abi. Tak lama, abi pun mengambil jamur2 itu dan membungkusnya di plastik cantik dengan judul "Jamur Berkah" woehehe. Hasil penjualan jamur tak banyak, tapi Nabila sangaaaat senaang sekali. Nabila ditunjuk sebagai manager/pengelola keuangan. Setiap hari, Nabila menulis di buku Jamurnya. 
Rabu, 6-7-2011
Jamur 5000 + 11.000 = 16.000

Sayangnya, sepertinya tidak setiap hari jamurnya tumbuh besar, sehingga bisa dipanen dan dijual. Ternyata pertumbuhannya tidak merata. Berbeda mungkin dengan budidaya jamur yang sungguhan, ada puluhan ribu baglog jamur. Di rumah, hanya ada baglog jamur sekitar 80 kantong. Kantong2 Jamur itu disimpan di dalam rak2 kayu sederhana buatan abi di belakang rumah, di dekat mesin cuci.  
Yah, inilah sekelumit cerita keluarga yang mulai ingin berwira usaha kecil2an. Hasilnya tidak banyak, tapi banyak menghasilkan manfaat untuk Nabila. Nabila mulai belajar akan makna sebuah usaha dan bekerja untuk bisa menghasilkan sesuatu. Bahwasanya Nabila akan lebih sadar ketika meminta segala sesuatu. Tidak seperti beberapa waktu yang lalu,
"Mi, beliin itu yaa..."
"Wah, Nabila mau itu yaa .. belinya pake apa kak?"
"Pake uang lah.."
"Uang dapat darimana kak?"
"Dari ATM"
Wah enak banget ya, kesannya kayak tinggal metik daun dari pohon ATM hehe...  
"Jadi begini kak, uang yang di ATM itu diterima abi & ummi karena sudah rajin bekerja. Nah, Kak Nabila juga yang rajin belajar ya, biar ntar bisa bekerja kalo sudah dewasa dan dapat duit".

Alhamdulillah, mpe sekarang jamur2 itu masih tumbuh. Kadang dijual, kalo lagi ada yang pesen sebelumnya. Or sekedar dibagi aja ke kawan2. Soalnya kalo dimasak sendiri juga udah agak bosen. Lagian sebenernya ga begitu hobby jamur siih. Tapi seneng aja melihat jamur tiram itu tumbuh dari hari ke hari melebar dengan warna putih bersihnya. Subhanallah ya ciptaan Allah ...
Sebelah kiri adalah bakal jamur yg masih kecil, bagian kanannya dah melebar


Ada sekilar 80 baglog di rumah

Kadang ada yg lebaaar bgt, tapi ada yang biasa

Pertumbuhannya tidak merata

Ina
Kayaknya udah seriiiing bgt tema ini dibahas, dikupas dalam ceramah or kajian2. But, terinspirasi dari kuliah subuh di TVRI tadi pagi, saya ingin menuliskan hal2 yang disampaikan oleh Prof. Nazaruddin Umar yg membahasa isra' mi'raj secara detil dan dg hikmah2 yang ternyata sungguh luar biasa yang belum disebutkan secara lebih khusus oleh kajian2 or ceramah2 lainnya. 
Selain itu, saya mulai sekarang - insyaallah -, ingin mencoba menuliskan setiap kajian agama yg diperoleh tiap hari. Baik kajian agama dari TV or live dari Kualasimpang City woehehe. semoga niatan saya yang berpedoman pada "Ikatlah ilmumu dengan penamu" ini dapat terealisasi dengan baiiik, amiiin. Sungguh karena sebenarnya, setiap hari ada ilmu agama yang tersampaikan oleh kita. Coba kita tengok acara TV di pagi hari. Ada banyak pilihan, dari Mamah Dede' yang lebih khusus membahasa ttg persoalan rumah tangga di indosiar, Ummi Qurratu A'yun di MNCTV, Ustadz Nur Maulana di TransTV, tak ketinggala CNTV dan TVRI juga. Terlepas dari kelebihan & kekurangan ustadz/ah tersebut berikut kemasan programnya, saya sebagai hamba Allah yang tak berilmu merasa ada hal2 yg bisa diambil dr acara tersebut, baik dari segi materi, cara penyampaian, metode da'wah mereka, ciri2 khas mereka dll masih banyak lagi.
Oke dilanjood sesuai dg tema di atas. Jadi ada beberapa point sehubungan dengan isra' mi'raj. Beberapa yang saya ingat saya akan tulis di bawah ini *maklum, namanya emak2, menyimak kuliah subuh sambil repot dg kesibukan rumah dan anak2 di pagi hari* :

Perjalanan Isra' Mi'raj yang terdapat pada Al Isra' sbb :

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي 
بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
  • Ayat ini di awali dg kata سُبْحَانَ الَّذِي, menandakan kalimat tasbih yang digunakan untuk mengungkapkan perkara yang besar dan sangat penting, hebat & luar biasanya perjalanan tersebut. Sekaligus mengartikan bahwa perjalanan tersebut benar2 terjadi, tidak hanya sekedar mimpi rosul, tapi merupakan kejadian yang mengikutsertakan ruh dan jasad Nabi.
  • أَسْرَى, berarti Allah SWT yang mengangkat Nabi Muhammad untuk melakukan perjalanan tersebut. Bukan atas kehendak Nabi. Bahwasanya perjalanan tersebut terjadi setelah peristiwa duka yang dialami oleh Nabi secara beruntun yaitu tak lama setelah pemboikotan scr konomi sosial terhenti, paman Nabi meninggal dan tak lama istri tercinta Nabi juga wafat, sehingga disebut sbg Amul Huzun /Tahun kesedihan. Benar-benar satu ujian dari Allah kepada Rasulullah saw. Hal ini membuat Rasulullah saw sangat sedih. Sebab istrinya itu merupakan satu-satunya orang yang selalu mendampinginya dan membantunya. Beliau telah mengorbankan harta bendanya serta seluruh kekayaannya dalam membela Rasulullah saw. Di samping itu beliau sangat membantu Rasulullah saw dalam menyebarkan risalahnya terutama kepada kaum wanita.
  •  بِعَبْدِهِ , disini menggunakan kata bi , berarti menunjukkan tingkat kedekatan Allah kepada hambanya. Dan bukan dikatakan bi Muhammad, berarti peristiwa ini bisa dialami oleh hamba Allah yang lain, dalam artian shalatnya seorang hamba *shalat sbg point utama dr isra' mi'raj* itu apabila benar2 dilakukan dg khusyu' bisa memberikan effek mi'raj kepada manusia. Selain itu ma'na hamba dalam kata عَبْدِهِ menandakan  ungkapan tentang berkumpulnya ruh dan jasad. Jadi bukan hanya sekedar mimpi. 
  •  لَيْلا, peristiwa ini terjadi pada malam hari. Hal ini juga dijelaskan dalam sebuah hadits, yang mengungkapkan ketika kejadian tersebut berlangsung, ada sebuah kafilah/rombongan yang sedang berjalan melihat seberkas sinar yang melintas di langit. Selain itu, "malam" merupakan waktu yang tepat dalam melakukan ibadah. Rasakan nikmatnya qiyamul lail yang makin memberikan nuansa kekhusyuan & ketaqarruban kepada illahi.
  • مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا 
    perjalanan ini dari masjidil haram ke masjidil aqsa di palestina. Pada jaman dahulu masjidil Aqsa belum berbentuk masjid yang ada kubahnya, melainkan hanya sebuah batu. Sehingga pada saat ini terkenal dengan batu gantung. Padahal bukan berarti batu itu menggantung, tapi memang batu tersebut ada rongga di tengahnya, sehingga tampak seperti menggantung. Kemudian kata  الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا , Yang telah Kami berkahi sekelilingnya  agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami merupakan dalil atas kelebihan berkah. Allah memberkahi sekelilingnya dengan berkah duniawi dan keagamaan. Berkah duniawi dengan suburnya tanah sekitarnya, tanah yang penuh dengan taman dan kebun yang menghasilkan berbagai buah-buahan. Ini merupakan karunia yang dapat dinikmati oleh mukmin maupun kafir. Kita bisa lihat hingga saat ini negara saudi arabia yang dilimpahi dg minyak. Dan apabila dengan perkembangan zaman sumber daya minyak sudah beralih dengan sumber daya matahari/solar. Arab saudi pun tetap menjadi negara kaya, karena cuaca negara arab saudi yang terik dengan matahari dan hanya sesekali ada hujan sepanjang tahun.

  • انه هوالسميع البصير
    Ada juga yang memahaminya sebagai bahwa allah SWT telah menganugerahkan kepada nabi muhammad SAW daya lihat dan daya dengar yang sangat sempurna sehingga daya selan beliau sama sekali tidak berarti jika dibandingkan dengan daya dengar dan daya lihat beliau itu. Maka ayat ini mengunakan kata sami’ dan bashir yakni yang biasa di gunakan untuk allah SWT. Manusia mmg diciptakan paling sempurna dg makhluk lain, bahkan malaikat sekalipun. Sehingga ketika malaikat jibril mengantar nabi ke langit pun tidak sampai naik ke atas, dikarenakan daya kemampuan malaikat terbatas. 

    Sebenarnya ada hikmah & taujih lainnya lagi. Tapi untuk sementara ini dulu ajah hehe ... Semoga bermanfaat ...

Ina
Kira2 begitu status FB yang ina buat pada tgl 18 Mei yang lalu. Saking malunya suka berkeluh kesah sama Allah, dan ga ma tahu tentang begituuuuuuuu banyak nikmat yang telah diberi. Hiks ... sepertinya ... postingan kali ini akan mengangkat topik keluh kesah. Dasssar manusia manusia ..........
Setiap manusia punya problem. Ketika mereka punya problem, mereka merasa problemnya lah yang paling beraaatz. Dan di saat itulah, kadang manusia baru sadar betapa kecil, hina dan dhaifnya mereka. Mereka makin merasakan kebutuhan dan ketergantungannya pada Yang Kuasa. Kadang manusia bertanya pada tuhan, kenapa mereka harus melewati semua ini. Tak lain tak bukan adalah untuk menjadikan manusia itu sendiri semakin kuat, semakin bijaksana dalam menjalani kehidupan, dan bahwa ada tujuan sebenarnya selain di dunia ini yang harus kita peroleh yaitu ridlo illahi yang akan membawa kita ke syurga yang abadi.
Serius banget ya postingan ini ... hmmm btw, jadi teringat kata2 hikmah jaman kuliah nih, berikut kata2nya:

Dia Memberi yang Kubutuhkan

Ketika aku mohon kekuatan,
Allah memberiku kesulitan
Sehingga aku kuat

Ketika aku mohon kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah
Untuk aku pecahkan

Ketika aku memohon surga,
Allah menghujaniku dengan ujian-ujian

Ketika aku memohon pengampunan dosa,
Allah memberiku rasa sakit

Ketika aku mohon kesejahteraan,
Allah memberiku akal untuk berpikir

Ketika aku mohon keberanian,
Allah memberiku bahaya untuk kuatasi

Ketika aku butuh cinta,
Allah memberikan orang-orang bermasalah
Untuk kutolong

Ketika aku memohon hikmah,
Allah memberiku musibah untuk kuanalisa
Dengan akal dan kalbuku

Aku tak pernah menerima apa yang kuminta,
Tapi aku menerima apa yang aku butuhkan

Subhanallah !

Yah, intinya Allah tuh selalu menyayangi kita dengan cara yang bermacam2, kadangkala kita dikasih rezeki gelondongan kadang dengan masalah2 yang makin menjadikan kita bijak, sabar, dan kuat dalam menjalani kehidupan. 
Oh ya, ngomong2 mang selama ini masalah yang menimpa saya apa ya? ya saya cerita lagi di postingan berikutnya aja yaa hehe ... 


Ina
Hmmm .. gara2 kedatangan Maher zain minggu lalu ke indonesia, muslim indonesia mulai hebboh dengan lagu2 milik singer asli swedia dan merupakan produser asal Libanon ini. Padahal perasaan lagunya dah dirilis tahun 2009. Tapi ternyata banyak muslim indonesia yang ga tahu menahu tentang Maher Zain. Ironis banget siih, padahal indonesia mayoritas muslim tapi lagu2 luar yang bernafaskan islam kurang poluper. Lucunya, Maher zain lebih terkenal di negara2 eropa yang minoritas muslimnya. Sedihnya, waktu ke Indonesia, Maher zain hanya dibikinkan acara live di studio sebuah statiun TV. Berbeda dengan di negara2 lain yang konsepnya bener2 big konsert dengan para penonton yang membludak. Anehnya lagi, acara live tv performance nya diselingin sama lagu2 pop, masih mending kalo lagunya band cowok gitu, tapi kan ga pas kalo diselingin sama penyanyi cewek dgn penampilan yg ga nutup aurat, ga pas dengantema musik yang diusung sama Maher Zain. Akhirnya saya ga nonton mpe selesai deh. Terus pembawa acaranya yg cowo kan gading martin, noni gitu, jadi kurang pas lah, dan akhirnya amat sangat dimaklumi kalo he dont know well about maher zain. Terus lucunya lagi ada kuis dg sponsor rokok yg dibawakan sama presenter cewe yg ga nutup aurat. Tapi yg nonton banyak siiih, soalnya di indonesia kan dah ada Maher Zain Indonesia Fans Club.
Nah, untuk memperjelas siapa Maher Zain, berikut googled saya tentang bionya brother Maher. 
Album pertamanya ‘Thank You Allah’ dari 13 lagu dan dua lagu bonus dirilis pada tanggal 1 November 2009. Musik videonya di Youtube telah diliat lebih dari 4 juta orang. Maher Zain lahir pada tahun 1982 di Libanon. Keluarganya pindah ke Swedia ketika Maher berumur delapan tahun, di mana ia melanjutkan sekolahnya. Maher mampu menguasai keyboard pertama ketika ia berumur sepuluh tahun. Dia kemudian memasuki Universitas dan mendapat gelar sarjana dalam Aeronautical Engineering Selama masa remajanya, dia menghabiskan malam sampau larut dengan teman-teman sekolahnya di mana mereka bernyanyi, rap, menulis dan bereksperimen dengan musik dalam segala hal. Musik yang di bawakan oleh Maher Zain terinspirasi oleh sang ayah yang juga seorang musisi handal di kota Tripoli, Lebanon. 

Bakat musik Maher Zain telah terlihat semenjak ia masih muda dengan menjadi produser musik di Swedia. Namun menurut Maher, dunia musik yang ia geluti yang menawarkan banyak kemewahan membuat ia merasa ada yang kurang, dan bahkan ada yang salah. Pada akhirnya Maher menemukan jawaban dari keraguannya dalam bermusik setelah ia bertemu dan tergabung dalam komunitas Muslim yang ada di Stockholm. Semenjak itu Maher pun mulai aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan di masjid dan Ia merasa di sinilah arti sebuah rumah baginya. Setelah terlibat untuk sementara sebagai produser musik, Maher diperkenalkan ke RedOne, seorang produser musik di dunia musik di Swedia. Maher mulai bekerja dengan RedOne dan kemudian pindah ke New York. Pada bulan Januari 2009, Maher Zain mulai bekerja pada album dan ditandatangani dengan Awakening Records. Maher telah telah berpartisipasi konser gratis di Bahrain, dan juga di konser Spring di Universitas Amerika di Kairo, Mesir. Album Maher Zain yang pertama berjudul “Thank You Allah” menduduki peringkat pertama di Dunia Amazon grafik Musik dan sembilan tempat di chart R & B. Pada bulan Januari 2010, Maher Zain lagu berjudul “Ya Nabi Salam Alayka” telah berhasil memenangkan gelar sebagai lagu terbaik agama pada tahun 2009 dalam kontes musik yang diselenggarakan oleh Nujoom FM.
Semua lagu2nya saya suka. But, berikut lagu2nya yang paling saya suka:

Barokalloh .. pas banget diputer waktu acara walimahan hehe ...
Yang "Insyaallah" paling suka, lagu motivasi, la tahzan, inaallah ma'ana

Kalo yang ini, lagu tuk agar slalu bersyukur, bersyukur dan bersyukuuur selalu pada Allah

Hold My hand ... sukaa bangetts, terlebih liriknya yang ini;
 Now we share the same bright sun,The same round moon
Why don’t we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought
Hold my hand,There are many ways to do it right

Ina
Hihi ... sebenarnya banyaaak banget acara ibu2 di kantor nih *duh emak2 banget yaks* yang lebih tenar dg istilah dharmayukti. Kebetulan acara pertemuan tersebut diadakan 1 bulan sekali. Nah, di setiap pertemuan ada pengocokan arisan dan materi. Materi nya bisa berupa acara ketrampilan, penyuluhan, olahraga, ato kadang2 arisan only karena berbagai kesibukan lain.
Berikut ini, saya abadikan beberapa gambar sekaligus dalam berbagai waktu yang berbeda.
Gambar di atas adalah acara arisan yang diisi dengan demo produk tupperware woehehe ... eh bukan penyuluhan ttg UU KDRT. Pemateri adalah abinya anak-anak hihi ... Yang lucunya pas acara mo dimulai, tahu2 listrik mati. Padahal dah prepare laptop berikut in focusnya. Secara laptop bagi si abi tuh dah kayak doraemonnya si nobita woehehe jadinya agak ga PD juga. Tapi ternyata animo ibu2 sangat besar terkait tema yang disampaikan, jadinya discuss nya seru juga. Pokoknya jempol deh buat ibu2 dyk.
Nah, kalo yang ini adalah kegiatan kreasi jilbab yang dipandu oleh Bu Onny. Ada 2 jenis jilbab yang diperagakan yaitu untuk acara pesta dan sehari2 yang praktis namun tetap cantik. Berhubung saya pemakai jilbab lebar jadinya ga bisa praktekin model tersebut. Lagian sayanya ga mau ribet woehehe, ini mah sayanya yg dasar pemalasa aja ...
Kalo yang ini seperti judul yang tertera di background adalah pemberian beasiswa untuk seluruh anak2 pegawai yang dananya di kelola dari potongan gaji hakim dan beberapa pejabat atasan. Lumayan Nabila dapet juga idr 75.000 hehe, alhamdulillah ..

2 foto di atas adalah acara pengantar tugas 2 orang hakim beserta keluarganya. Sediiih deh, kehilangan teman sekaligus tetangga komplek. Tak lupa teriring doa dari kami, semoga beliau2 betah di tempat yang baru, lebih nyaman, dan makin sukses, amiiin ...
Ina
Seberapa besarkah konsumtivisme anda?
Sengaja saya memakai kata konsumtivisme bukan konsumerisme yang pada umumnya banyak digunakan. Ternyata 2 kata itu tidak mengandung arti yang sama, walopun kamus wikipedia memberi arti yang sama. Nah untuk jelasnya berikut arti kedua kata tersebut yang saya ambil dari sini :

Konsumtivisme merupakan paham untuk hidup secara konsumtif, sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan prestise yang melekat pada barang tersebut. Oleh karena itu, arti kata konsumtif (consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. Dalam artian luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.

Sedangkan konsumerisme dalam pengertian luas dapat diartikan sebagai gerakan yang memperjuangkan kedudukan yang seimbang antara konsumen, pelaku usaha dan negara dan gerakan tidak sekadar hanya melingkupi isu kehidupan sehari-hari mengenai produk harga naik atau kualitas buruk, termasuk hak asasi manusia berikut dampaknya bagi konsumer.

Oke, kembali ke topik.

Sebenernya tema postingan kali ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap diri saya sendiri. Honestly, saya tuh orangnya sederhana sahaja *bener deh*. Ga suka macem2, ngikut gaya or trend terhadap suatu mode baik itu produk2 tertentu yg branded or gaya tingkah laku tertentu, misal kayak alay2an, idiih ga buangetts, big no no. Nah, pabila orang2 dengan mudahnya terbujuk rayuan para penjual produk2/jasa2 tertentu, saya cuek saja. Kecuali kalo saya memang memerlukan produk tersebut, memang ada kalanya membeli dengan merek yang terjamin yang mungkin dalam pemikiran saya harga tersebut di atas rata2.
Naaah, sayangnya sikap tersebut, saya rasakan kian memudar. Yah walopun belum parah banget, tapi saya merasakan perubahan tersebut. Hmmm apalagi kalo sdh ada acara arisan kantor, kumpul ibu2 cantik, lama2 tergerus juga ketahanan saya. Dari tupperware, baju2 anak, jilbab, baby toys dan yg paling sering bros hehe. Oh ya satu lagi yang membuat saya kayak masuk mall padahal nggak, itu tuh kalo dah masuk group online shop di FB. Ada yg nawarin ini itu, macem2 ada semua. Paling bikin ngiler kalo kebutuhan anak2. Dan yang terakhir itulah  yang membuat saya agak lega. Berarti rasa konsumtivisme saya masih dalam taraf konsumerisme. Maksud saya, berarti saya masih punya kepekaan terhadap hal2 yang memang merupakan kebutuhan dan kepekaan kasih sayang terhadap anak2 daripada kebutuhan saya sendiri. Yah, berarti saya harus tetap bersyukur, alhamdulillah. Yang terpenting lagi adalah kegiatan konsumerisme ini tidak boleh mengganggu stabilitas finansial rumah tangga.
Di sisi lain, melihat orang2 yang silih berganti menawarkan produk kepada saya, saya miris terhadap diri saya sendiri. Kapan saya mempunyai ikhtiar untuk menjadi seperti mereka, istilah kerennya bisa mengikuti sunnah rasul, yaitu berdagang. Pengeeeen banget, udah lamaaa banget dari jaman dulu kala. Dari dulu alasan saya ga jadi jualan adalah karena domisili kami yang suka pindah-pindah. Lucunya, sekalinya saya bawa katalog sophie mart**n, ada yg tertarik juga tapi lamaaaa banget bayarnya, dan akhirnya mpe skrg lom lunas hihi. Sejak itu, keinginan saya berdagang jadi agak hilang. Namun, beberapa waktu lalu ketika ngobrol2 di tempat penitipan anak, ada yang nawarin produk. Usut punya usut setelah ngobrol kesana kemari ternyata, produk2 yang dia jual semial kayak pakaian anak & jilbab berkarakter, buku bantal, serta maenan2 yang lain dia dapat dari internet. Katalog2 yang dia bawa dikirimkan langsung beserta produk2 yang dia pesan. Hmm .. jadi kepengen. Tapi, masih ada satu kendala, secara domisili ada di kualasimpang, aceh tamiang, saya rasa ongkos kirim ke daerah saya lumayan tinggi. Tak heran memang, harga2 yang beredar di daerah sini tergolong mahal daripada di Jawa. Jadi inget waktu mudik, rasanya pengen borong semuanya.
Hmm ... semoga sih ke depan, akan ada langkah yang lebih maju akan keinginan berdagang saya. Agar bisa terealisasi dan tidak hanya sekedar halusinasi ;D.



Ina


 
مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن 


نَّبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Indonesia: Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhulmahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS 57:22)



:لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Indonesia: (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS 57:23)



Melihat berita di TV tentang bencana dan musibah yang silih berganti. Baik itu bencana karena faktor alam  seperti gempa & tsunami di Jepang, banjir bandang di Australia, Indonesia dll atau bencana politis seperti yg terjadi di Mesir, Yaman, Libya dll. Sebagai umat muslim yang beriman ada baiknya kita mengingat ayat Al Quran yang merupakan kalamullah khususnya ayat di atas. Oh ya kalo teror bom yang lagi booming di Indonesia termasuk dalam bencana apa ya hehe ...
Oke dilanjood ...

 
Berkaitan dengan Ayat ke – 22 di atas. Point pertama adalah bahwa hanya Allah lah yang maha Tahu dan maha Pencipta. Sesungguhnya para pakar gempa pun apabila ditanya ttg prediksi kapan persis terjadinya gempa, mereka pun tidak bisa tahu secara jelas. Dan ketika Allah menghendaki sesuatu, maka itu adalah sesuatu yang mudah bagi Allah.
Point selanjutnya Seorang hamba hendaknya menjadi seorang yang beriman terhadap takdir, dan wajib untuk menahan diri dari terlalu mendalami masalah takdir, namun terkadang manusia banyak berdalam-dalam dalam masalah takdir. Dalam artian, manusia lebih sering tidak muhasabah terhadap diri sendiri, namun menyalahkan pada takdir Allah. Seperti lirik2 lagu pop "Takdir memang kejam" dll. Sehingga cenderung ada syubhat yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik baik pada zaman dahulu maupun sekarang, dan barangkali syubhat ini ada pada orang-orang yang beriman.
" Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apapun". Demikian pulalah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sampai mereka merasakan siksaan Kami. Katakanlah: "Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada Kami?" Kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanya berdusta. Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, pasti Dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya". (al-An'am : 148-149)
Tidak ada pada seorang hamba hujjah/alasan untuk membantah Allah. Ya benar perbuatan kita adalah ciptaan Allah, akan tetapi Allah mencintai ketaatan-ketaatan yang kita lakukan, dan membenci kemaksiatan-kemaksiatan kita. Allah memerintahkan kita untuk taat kepada-Nya, dan melarang kita berbuat maksiat kepada-Nya. 


 
Selanjootnya pabila kita cermati Ayat ke – 23:
Dg musibah, Allah ingin memperlihatkan KekuasaanNya agar manusia bertaqwa & rendah hati.
Coba kita kembali mengingat cerita ttg Qarun yang sombong dan berbangga diri terhadap manusia dengan harta yang bukan dari usahanya, dan bukan dari hasil perbuatan tangannya.
Mereka bakhil dengan karunia Allah yang diberikan kepada mereka, dan tidak menginfakkannya dijalan Allah. Dan barangsiapa "berpaling" dari Allah dan Rasul-Nya "Maka sesungguhnya Allah adalah Maha Kaya lagi Maha Terpuji", sebagaimana firman Allah : "Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu." (az-Zumar : 7)


 
Mengutip dari status FB Ustadz Arifin Ilham:
Inilah doa kalau musibah sudah terjadi, "Allahuma inny la asalukal roddal qodho wa laakinna allutfa fiihi",
Yang artinya "Ya Allah, hamba bukan menolak takdirMu, takdirMu adalah takdirMu, tetapi beri kepada hamba kekuatan, kesabaran, keikhlasan, ketawakkalan & "allutfa fiihi" kecerdasan menangkap bahasa hikmah dibalik takdirMu... sungguh smua trjadi ALLAH putuskan dg RAHMAT,ILMU & KEBIJAKKANNYA (QS.57:22-23), kecuali hati yg tumpul "alquflu" krn emosi tdk bisa mmbacanya

 
Untuk itu, kita sebagai makhluk yg lemah, perlu melakukan ikhtiyar agar kita selalu dalam perlindungan Allah, Sang Maha Pencipta dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Di antara jalan tolak bala yg ALLAH tunjukkan,
  1. Doa ,"Ya Rabbana jangan uji kami diluar batas kemampuan kami"(QS.2:286),
  2. Kesungguhan Taqwa(QS.65:2-3),
  3. Ridho ortu,
  4. Sedekah itu menolak bala (hadits),
  5. Istighfar,"Kami tdk akan turunkan adzab bencana selama mereka masih beristighfar" (QS. 8:33),
  6. Shilaturrahim,
  7. Selalu zikir & sholawat,"Petir menyambar kafir juga mu'min tetapi petir tidak akan menyambar orang yg sedang berzikir (hadits),
  8. Hobby berbuat baik (QS. 55:60)
Ina
Wuihihi, saya lagi kumat nih jahilnya. Pengen bikin cerpen yang based on true story 60 %. Kenapa 60 %?, karena selebihnya agak hiperbolis bin dramatis woehehehe. Nah, untuk cerita pertama saya kasih judul sbb di bawah ini:

Tragedi Scan Finger

Di siang yang sepi senyap, sepertinya setiap orang sedang khusyu' dengan pekerjaannya masing2. Tiba2 ada pintu terketuk dari luar, knock knock knock ... Oh, ternyata seorang staff bagian umum yang mengetuk dan berkata "Maaf pak, anda dipanggil Bapak John". "Oh iya, terimakasih" kata hakim soleh menjawab. Wah ada apa yah, pikir hakim soleh. FYI, hakim soleh ini punya nama lengkap Mohammad Solichin, SH, MH. Tapi panggilan gaulnya hakim soleh. Nah, untuk membuktikan bener atau tidak tentang kesolihannya, yaaah kita liat cerita selanjutnya dan insyaallah cerita2 serial yang akan datang *wuihihi pd amat yak eyke*. Dilanjoooot ...
Dengan langkah tegap dan meyakinkan sambil baca bismillah, hakim soleh pun turun ke lantai dasar dengan menggunakan lift. Tak berapa lama, hakim soleh sudah dipersilakan duduk di ruangan Bapak John. " Jadi begini ..." kata Pak John mengawali perbincangan yang sepertinya serius tersebut. Dengan beberapa kertas yang ada di tangannya, Pak John pun membeberkan data yang ada. 
"Jujur saja, saya bingung Pak ... Kalo tidak salah sejak awal Maret lalu, bapak tidak masuk kantor karena ada acara keluarga di kampung halaman bapak. Tapi kenapa bisa ada tanda absen bapak di mesin scan finger. Bapak bisa lihat dari hasil print out berikut" 
Pak John pun memberikan beberapa lembar kertas kepada si Hakim Soleh. Lembaran kertas tersebut yang merupakan hasil print uot scan finger dari awal bulan Maret bertuliskan jam kedatangan dan pulang setiap pegawai, tak terkecuali si hakim soleh. Padahal hakim Soleh baru sekitar seminggu masuk kembali ke kantor. Hakim soleh pun tak kalah bingungnya. Kenapa bisa terjadi hal sepertih inih. Aneh bin ajaib. Kan ga mungkin hakim soleh pulang kampung meninggalkan jari jemarinya disini biar bisa ngabsen di kantor. Dengan bijaksini hakim soleh pun menjawab "Wah, terimakasih pak sebelumnya atas keterangan yang bapak sampaikan. Jujur juga, saya ga kalah bingung. Namun yang jelas, saya pulang kampung kemaren berdasarkan surat cuti yang sudah ditandatangani oleh bapak Ketua. Dengan surat cuti tersebut, saya tentu saja tidak perlu absen. Dan saya tidak perlu khawatir kalau dipotong uang tunjangan". "Lalu, kenapa bisa terjadi seperti ini?" Pak John pun menimpali. Kalau di sinetron2 mungkin sudah ada back sound jreng jreng jreng, bergantian wajah pak John dan hakim soleh di shoot woehehe. Singkat cerita Pak John pun berkata "wah nggak bisa ini pak kok kayak gini, apalagi sebentar lagi ada pemeriksaan dari pusat". Masih dengan sikap dan penampilan yang tenang, walau agak kusut di dalam otak, hakim soleh berkata " Kalau masalah kekhawatiran akan data tersebut, insyaalloh pasti kita bisa atasi pak. Kita sesuaikan dengan fakta yang terjadi. Namun, kita harus tetap memeriksa tentang hal ini. Saya pikir mudah saja, kita minta tolong pada bagian operator untuk melihat data pada mesin scan finger. Kita lihat rekaman yang terjadi pada tanggal2 dimana saya cuti. Karena selain ada scan jari kan ada rekaman gambar ketika kita absen. Nah disitu pasti kita bisa lihat siapa yang merekam ulang jari atas id saya dan menggunakannya untuk absen selama saya cuti". Namun, sehubungan dengan waktu istirahat dan perut hakim soleh yang keroncongan, akhirnya diputuskan nanti akan memeriksa mesin scan finger bersama operator sehabis makan siang dan sholat dzuhur.
Di kala makan siang, hakim soleh pun berpikir. Aneh bin ajaib. Belum pernah dia mengalami hal seperti ini. Padahal kalo dipikir2 dia sudah mengalami pindah tugas di 3 tempat yang berbeda. Yaah tapi kalo dipikir ada benarnya juga. Ya ga mungkin terjadi tragedi scan finger, karena 2 kantor sebelumnya memang tidak ada sistem scan finger siih hihi. Di kantor sebelumnya adanya scan telapak tangan, woehehe ga beda jauh. Malahan di kantor awal bekerja si hakim soleh hanya absen manual alias tanda tangan pake tangan *lah mosok pake kaki?*. Pantas saja hari Kamis yang lalu, tiba2 dia tidak bisa absen, si mesin menjawab "please try again" mulu. Dan akhirnya musti memperbarui merekam jarinya untuk bisa mendapatkan ucapan "thankyou" dari mesin scan finger yang merupakan tanda bahwa absen diterima si mesin. Sebenarnya ada terbersit rasa su u dzon alias buruk sangka. Tapi siapakah pelaku di balik semua ini. Segera si hakim soleh menepis rasa itu. Sepertinya hubungan silaturahim dan pergaulan sosialnya di kantor baik-baik saja. Dan semua orang memaklumi akan sikap kedisiplinan, profesionalitas dan idealismenya dalam bekerja. Kalau dibilang sih mungkin bukan memaklumi, justru malah harusnya menghormati dan salut kepadanya. Si hakim soleh yakiiiin betyuul, kalau teman2 seprofesinya sangat menghormati dan menghargainya walo sering terjadi perbedaan pendapat demi memperoleh rasa keadilan bagi pencari keadilan di luar sana. Dan orang2 selevel si hakim soleh yang mumet mikirin berkas pastinya ga ada ide untuk iseng bin jahil seperti itu. Kepikiran juga untuk share masalah ini ke temen2nya. Tapi, hakim soleh pun mengurungkan niatnya. Lebih baik, langsung melakukan investigasi terhadap si mesin scan finger lengkap dengan orang yang bisa mengoperasikannya yaitu si operator. 
Singkat cerita, hakim soleh sudah ada di ruangan scan finger bersama Pak John dan si operator. Dan untuk menyingkat cerita lagi, setelah diutak atik. Si operator ternyata tidak bisa menemukan jawabannya. Yang ada hanya rekam foto 3 orang hakim. Dua diantaranya sudah pindah. Aneh deeeh, padahal ada banyak pegawai di kantor ini woehehehe. Salah si hakim soleh juga, ga mendalami ilmu mesin scan finger, jadi ga bisa ngeyel melihat data yang ada. Padahal rasanya kalo liat buku petunjuk pun mungkin bisa tuh si mesin dipaksa menjawab persoalan ini. Akhirnya case closed. Ga ada jawaban tentang siapa dibalik semua ini. Seiring dengan hal itu, pak John pun tidak ada pertanyaan lagi untuk si hakim soleh. Dan rasanya tak ada yang tahu hal ini terjadi. Tak ada untungnya kalo si hakim soleh share tentang tragedi ini. Biar saja hakim soleh, pak John dan operator yang tahu. Well tentunya itu dilihat dari sepengetahuan si hakim soleh lho yaaa. Eh tapi kamu kamu kamu yang baca jadi tahu juga ;D wkwkwkwkwk ... ups ...