Never imagine before bahwa Ina akan punya kehidupan cinta jarak jauh. Tapi ternyata kata-kata itu hingga saat ini sangat lekat dengan Ina. Antara Demak (Jawa Tengah)-Tangerang (Banten, walo sebenarnya lebih dekatan Jakarta Barat--Btw, pernah orang kantor banyak yg protes kenapa sih kantor pusat koq ditaruh di Tangerang hehehe--). Sudah sekitar 6 bulan ini, cinta kami diukir dan disemai dengan jarak yang terbentang luas. Kebetulan Ina-alhamdulillah, diterima di suatu Departemen yang berada di pusat, sedangkan kantor suami ada di daerah, tepatnya di Demak, Jawa Tengah. Dulu siih… suami Ina sempat-pernah mengajukan untuk pindah ke kantor yang letaknya gak jauh dari kantor Ina. Namun krn toh bentar lagi akan pindah juga ke luar jawa *nah binun lagi kan* sepertinya malah bikin ribet ajah. Akhirnya kami putuskan untuk sementara waktu ini sekitar 1,5 bulan kami ber-longdist, untuk kemudian bersatu kembali nanti di luar Jawa *penempatan suami after pengangkatan hakim-nya*. Jadi mungkin nanti Ina akan mutasi ke Kanwil (kantor wilayah) or Kanim (Kantor Imigrasi) di daerah tempat suami bertugas. Hiks … sedih juga harus meninggalkan kantor yang sekarang. Habis kayaknya dah betah siiih. Tapi mo gimana lagi, jayak jauh teyuus? Mana tahaan?. Bukankah pernikahan itu menyatukan insan untuk hidup bersama, membangun kehidupan yang lebih baik, saling bantu membantu, saling mengisi dan saling saling yang laen yang baik-baik. Jadi, kalo longdis kayaknya fungsi Rumah Tangga yang sebenarnya gak akan terwujud dengan baik, khususnya untuk putra putri kami nanti. Walo sebenernya, sang abi tercinta selalu usahakan tuk tetep ketemu tiap weekend *wah yang satu ini nguras tenaga, pikiran,waktu dan yang jelas biaya… hiks*, lagian sekarang dah banyak fasilitas untuk selalu keep in touch *khususnya fasilitas yg free, seperti sms gratis mentari via i-net dan tentunya free call tiap malam hehe..*
Bagaimanapun juga manusia hanya bisa berencana , namun Allohlah sang maha penentu segalanya, yang maha mengetahui hal yang terbaik untuk hambanya. Jadi selalu berusaha dan berdoa, then serahkan kepada Alloh. Mungkin inilah tahapan hidup yang harus kami jalani. So nikmati saja… Semoga Alloh selalu memberi kekuatan dan perlindungan kepada kami sekeluarga. Amiin…

Ina dan suami punya kue favorit. Sebenernya lebih merupakan kue fave nya Ina siih, tapi karena Ina sering beli, akhirnya suami ikut menyantapnya juga, terus jadi suka juga. Ina sering belinya di temen sekantor, sekalian larisin punya temen sendiri kan ga ada salahnya. Harga brownies yg sekotan snack Rp. 18 ribu, kalo yang gedean 28 ribu, tapi kalo mo bikin sendiri ini ada resepnya, silakan disimak...
Bahan-Bahan :
- 175 gram dark cooking chocolate, dipotong-potong
- 100 gram margarin
- 3 butir telur
- 250 gram gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 200 gram tepung terigu
- 20 gram cokelat bubuk
- 1/4 sendok teh baking powder
Cara Mengolah :
1. Tim dark cooking chocolate dan margarin, sisihkan.
2. Kocok telur dan gula hingga kental.
3. Masukkan tepung terigu, cokelat, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang brownies 11 x 22 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
5. Oven selama 1 jam dengan suhu 160 derajat Celsius.
Silakan mencoba..

Terinspirasi dari postingan mbak Novira, bundanya Nabila from japan yg berjudul "Mandikan aku bunda", cerita ttg seorang ibu yg sibuk berkarir hingga menyerahkan sepenuhnya sang anak tercintanya tuk diasuh baby sitter. Saking sibuknya bahkan untuk mengabulkan keinginan sang anak tuk memandikan belum terpenuhi, hingga pada akhirnya terlaksana juga keinginan anaknya, sayangnya di saat terakhir ketika sang anak tercinta sudah terbujur kaku. Itu ringkas ceritanya, hiks hiks... bikin sedih dan menjadi sadar akan kodrat perempuan sesungguhnya untuk menjadi seorang ibu yang merupakan madrasah anak-anaknya. Untuk lebih lengkapnya lihat
Pagi ini-pun rasanya beraa..t sekali untuk meninggalkan my sweety baby Nabila (namanya sama kayak nabila-nya m Novira), apalagi kebetulan hari ini rewelnya kumat karena males makan, seddiii..h rasanya. Nabila pengen ditungguin. Akhirnya untuk meredam rewelnya, diputer VCD favoritnya deh (kapan2 Ina posting ttg favourite stuffnya Nabila deh..), alhamdulilah sudah sedikit teralihkan. *hiks tetep ajah Ina sedih, padahal biasanya waktu Ina berangkat kantor diiringi dg dadahan Nabila + kiss bye nya ,walo kiss byenya blm gape amat, sbb Nabila kan msh 8bl..* Itulah konsekuensi yg harus Ina dapat ketika Ina memutuskan untuk ingin mengaplikasikan hasil study di bangku perkuliahan *dengan ridlo suami tentunya, it's a must*. Tapi walo jam kantor mulai jam 9.00-16.00 wib, alhamdulilah Ina sampai saat ini jam 12.00 selalu pulang ke rumah *dg motorcycle ku* sampe jam 1.00 or lebih kadang *sering lebihnya siih.. bahkan pernah sampe jam 2.00, sampe jadi ga enak sendiri ma orang kantor* untuk nengok Nabila tercinta, dan yg terutama, give her basic need as a baby *ASI maksudnya*, trus juga sholat dzuhur dan lunch *yang ini malah bisa jadi ngirit pengeluaran, daripada di kantin kantor hehe...*. Jadi, alhamdulillah juga, walo beraktivitas di kantor, Nabila juga masih bisa dapat ASI eksklusif, karena Ina rajin simpen ASI di kulkas. Wah jadi inget masa2 prajab CPNS Ina yang penuh perjuangan, Ina bawa Nabila yang masih 2 bln waktu itu + pengasuh juga ke asrama prajab *kapan2 Ina cerita juga deh ttg pengalaman yg satu ini, soalnya ga terlupakan, dan bikin terharu teman2 prajab*.
Well, until now Ina sebagai seorang Ibu masih berusaha sebaik mungkin memberikan kasih sayang pada nabila tercinta. Weeked adalah hari yang kami tunggu2, karena di hari sabtu minggu itulah, Ina, suami dan Nabila berkumpul, bercanda dan bermain2.
Ya Robb... Semoga kami dapat menjaga amanahMu, merawat dan membesarkannya dg penuh kasih sayang, untuk kemudian bisa menjadi seseorang yg selalu patuh dan taat pada perintah Mu Ya Alloh.
Amiin...
Myspace layout
Lho koq, image ma judul nya ga nyambung blas siih...
Walo ga nyambung, Niat dan keinginan tulus di dalam hati Ina, Inginku persembahkan bunga ini untuk sahabat2 ku tersayang yang sedang membaca sekelumit tulisan ttg perasaan hati Ina di siang, pada jam dan menit ini... :)
(nah yang ini nanti baru nyambung ma judulnya)
Rasanya ga sabaran tuk pulkam nih... bertemu dengan ibu (wah koq mbok2an gini tho, lha wong dah jadi mbok sendiri gituh koq... *gpp dunk... walo dah jadi mbok kan still young, hehehe...* ), juga mas, mbak dan adik nya Ina. hari ini insyaalloh Ina baru mo beli tiket tuk hari jumat nanti, *koq dah mo beli sih?* sebab takut nanti keburu habis, maklum minggu depan kan ada hari cuti bersama + tanggal merah. Jadi kamis dan jumat (25 + 26 Mei) libur, so Ina minta ijin Boss 3 hari, hehehe nekat niih...
Jadi, mungkin nanti interaksi Ina di dunia maya akan sedikit terganggu, karena interaksi di dunia nyata yang mungkin berlebihan *apa siih..*. Sebenarnya krn blog Ina yg masih baru, ide2 dalam otak Ina sudah banyak berkumpul tuk dituangkan ke blog, cuman karena kesibukan di kantor ( ceritanya sok sibuk niih.. ) dan apalagi kalo dah di rumah, sibuk bersayang2 ma anak tersayang, Nabila cintaku, so postingan jd ke-pending.
Ina mo cerita ttg long distance - nya kehidupan Rumah Tangga Ina (hiks... walo jauh tapi selalu dekat koq), Cerita ttg Nabila, anak tersayang kami, cerita ttg ... pokoqnya ada deeh.. semoga nanti tidak mengecewakan hehehe...
Segitu duluh mungkin, sekarang dah lunch time, Ina mo pulang dulu ke rumah nengokin Nabila+makan+sholat terus balik lagi deh ke kantor (yah begitulah daily schedule Ina).
Have a nice day...
Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang. Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat. Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut "bodoh"? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu. Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat. Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya. Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu? Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalaman hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar. Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara! yang tidak prinsipiil. Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.