Ina
Wuihihi ... dah hari ke 19 puasa baru mo ngucapan ramadan karim ... ter _la_lu (bang rhoma modeon)
Stiap org tahu bahwa ramadan mmg spesial, tp ramadan tahun ini, lebiiiiiiiih spesial lagi. Kenapa gerangan?. Karena ustadzah princess Nabila dah ikut puasa juga ^^. mantebb ga tuuuh woehehe ...
Hari pertama puasa, cuma kuat sampe jam 9 pagi, karena mmg sahur nya cuman 2 sendok makan + susu.
Hari kedua puasa, kuat sampe jam 4 sore.
Nah hari ketiga puasa, dah bisa penuh nih si ustadzah, alhamdulillah ...
Sebenernya sempet terjadi accident juga siih. Pas di kantor ngadain acara bukber/bubar, menjelang adzan maghrib, org2 kantor kan dah pada ribut tuh, pada ngambil hidangan bukaan/snack dan minuman yang disediakan. Nah si ustadzah ini pikir dah waktunya berbuka, pdhl adzan blm berkumandang, nah langsung deh dia comot resoles. Begitu emaknya negor "lho kak, belom adzan ..". Wuihihi, dianya malyuu, sambil peluk pinggang umminya. Sampe org2 pada nanya, then org2 pd bilang "its ok kakak". Dan lucunya, si ustadzah nabila ini bilang, "miii, kepedesan ... boleh minum ga". Oalaaah, dah buka duluan kok malah pengen nambah minum air hehehe. Ternyata cabe dalam resoles ikut kemakan, kasihan deh kamu nak. Ya sudah, minum air putih dikit dia.
Sebelum bulan Ramadan tiba, si ustadzah ini banyak diceritakan ttg indahnya bulan Ramadan, bagaimana seneng dan bahagianya setiap muslim menyambut bulan Ramadan karena begitu banyak keberkahan, ampunan, dan limpahan pahala yang dilipatgandakan. Nah, berhubung si ustadzah ini kan masih kecil, sebagai reward puasa, si ustadzah ini ingin sesuatu yang riil. Si Umminya ustadzah ini menjawab “lah bukannya Allah malah sudah memberi kakak rizki duluan, sebelum kakak puasa, berupa baju2 lebaran hehe ..”. well, berhubung ada temen yg nawarin baju anak2, jd mmg udah beli, dan yang 3 sisanya memang sengaja beli sebelum puasa, biar ntar dia ga perlu muter2 pas bulan puasa, takutnya ntar kecapean dan terganggu puasanya. Nah, akhirnya dia coba puasa, teruuus pas hari ketiga-saat pertama kali berhasil sampe maghrib, sebagai reward dia pengen dibeliin pena warna warni kayak abinya. Akhirnya sorenya, mereka beli deh tuh pena woehehe.
Alhamdulillahnya lagi, sekitar seminggu puasa, Nabila dapat kiriman paket dari mbah-nya, baju lebaran 2 ^^. Makin semangat deh si ustadzah puasa. Sayangnya, Ustadzah Nabila ini ga rajin shalat, padahal dah dibilangin, masak puasa ga shalat kak?, tapi ya  gitu deh. Padahal kalo sekalinya salat, dia pasti lengkap pake berdoa robbighfirli sama robbana atina ditambah doa dia sendiri “Ya Allah jadikan nabila dan adik meqli anak yang soleh, pinter membaca, mengaji, tidak suka menangis dan teriak2” woehehe …, sengaja dibesarin suaranya biar diliatin sama ummiabi-nya.
Anehnya, ustadzah Nabila ini masih suka keliling2 komplek, maen2 ke rumah sebelah, ga keliatan lemes, tapi mmg agak kering bibirnya. Lalu sekitar jam 6 sore, dia suka nanya juga,”mii, kok lama sih bukanya?”. Hihihi .. coba kamu dah di rumah mbah, jam 6 dah buka, secara nabila puasanya di aceh, musti sabar nunggu mpe jam 07.07 petang deh. Awal2 puasa, masih suka buka kulkas tiap bangun tidur, lupa kalo puasa, tapi habis itu udah enggak. Paling kalo wak Pen lagi masak, dia suka nanyain, ntar menunya apaan, pengen bantuin tapi akhirnya lebih suka berantakin.



Saat berbuka Nabila, saat yang membahagiakan. Selama puasa ini, ustadzah ini juga jadi lebih banyak porsi makannya, drpd sehari2 yg dikit bgt. Menjawab keraguan umminya yg awalnya ga tega kalo kakak Nabila puasa seharian, karena memang semenjak tinggal di aceh, badannya jadi lebih kurus. Walo saat sahur, umminya musti telaten nyuapin di kamar sembari membujuk rayu biar makannya banyak. Tiap berbuka, tak lupa kami kasih ucapan ke ustadzah Nabila “ selamat ya kak, hari ini puasanya penuh, Allah pasti tambah sayang, ummi dan abi juga”. Malah di awal puasa, dikasih lengkap pake peluk cium dari abinya woehehe. Oke deh kakak, pertahankan sampe idul fitri tiba yaa ...
Terimakasih sayangku Ustadzah Princess Nabila, karena telah memberi kado indah di hari2 menjelang ultahmu yang ke-5 ^_^ 
Ina


Oleh Syeikh Abdul Muhsin Al-Qasim. Beliau adalah Imam dan Khatib di Masjid Nabawi. Semoga Artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah semangat kaum Muslimin untuk dapat menyelesaikan hafalan Al Qur’an yang mulia. Selamat mencoba. [admin]

الحمد لله والصلاة والسلام على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين

Berikut adalah metode untuk menghafal Al-Quran yang memiliki keistimewaan berupa kuatnya hafalan dan cepatnya proses penghafalan. Kami akan jelaskan metode ini dengan membawa contoh satu halaman dari surat Al-Jumu’ah:

1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali :

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali:

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali:

وَآَخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali:

ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

5. Bacalah keempat ayat ini dari awal sampai akhir sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut

6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali:

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali:

قُلْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلَّهِ مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali:

وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali:

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

10. Bacalah ayat kelima sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut

11. Bacalah ayat pertama sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk menguatkan/meng-itqankan hafalan untuk halaman ini

Demikianlah ikuti cara ini dalam menghafal setiap halaman Al-Qur’an. Dan janganlah menghafal lebih dari seperdelapan juz dalam setiap hari agar tidak berat bagi anda untuk menjaganya.

Bagaimana cara menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah?

Janganlah anda menghafal Al-Quran tanpa proses muraja’ah/pengulangan. Hal ini dikarenakan jika anda terus menerus menambah hafalan Al-Quran lembar demi lembar hingga selesai kemudian anda ingin untuk mengulang kembali hafalan anda dari awal maka hal itu akan berat dan anda dapati diri anda telah melupakan hafalan yang lalu. Oleh karena itu, jalan terbaik (untuk menghafal) adalah dengan menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah.

Bagilah Al-Quran menjadi 3 bagian dimana setiap bagian terdiri dari 10 juz. Jika anda menghafal satu halaman setiap hari, maka ulangilah 4 halaman sebelumnya sampai anda menghafal 10 juz. Jika anda telah mencapai 10 juz, maka berhentilah selama sebulan penuh untuk muraja’ah dengan cara mengulang-ngulang 8 halaman dalam setiap harinya.

Setelah sebulan penuh muraja’ah, maka mulailah kembali untuk menambah hafalan yang baru baik satu atau dua halaman setiap harinya tergantung kemampuan serta barengilah dengan muraja’ah sebanyak 8 halaman dalam sehari. Lakukan ini sampai anda menghafal 20 juz. Jika anda telah mencapainya, maka berhentilah dari menambah hafalan baru selama 2 bulan untuk mengulang 20 juz. Pengulangan ini dilakukan dengan mengulang 8 halaman setiap hari.

Setelah 2 bulan, mulailah kembali menambah hafalan setiap hari sebanyak satu sampai dua halaman dengan dibarengi muraja’ah/pengulangan 8 halaman sampai anda menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.

Jika anda telah selesai menghafal seluruh Al-Qur’an, ulangilah 10 juz pertama saja selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz. Kemudian ulangilah 10 juz kedua selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama. Kemudian ulangilah 10 juz terakhir selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

Bagaimana cara memuraja’ah/mengulang Al-Quran seluruhnya jika saya telah menyelesaikan system muraja’ah diatas?

Mulailah dengan memuraja’ah Al-Qur’an setiap hari sebanyak 2 juz. Ulangilah sebanyak 3 kali setiap hari hingga anda menyelesaikan Al-Qur’an setiap 2 minggu sekali. Dengan melakukan metode seperti ini selama satu tahun penuh, maka –insya Allah- anda akan dapat memiliki hafalan yang mutqin/kokoh.

Apa yang harus dilakukan setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam satu tahun?

- Setelah setahun mengokohkan hafalan Al-Qur’an dan muraja’ahnya, jadikanlah Al-Qur’an sebagai wirid harian anda sampai akhir hayat sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjadikannya sebagai wirid harian. Adalah wirid Rasulullah dengan membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian sehingga setiap 7 hari Al-Qur’an dapat dikhatamkan. Berkata Aus bin Hudzaifah رحمه الله: Aku bertanya pada sahabat-sahabat Rasulullah – صلى الله عليه وسلم – tentang bagaimana mereka membagi Al-Qur’an (untuk wirid harian). Mereka berkata: 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, dan dari surat Qaf sampai selesai. (HR. Ahmad). Yaitu maksudnya mereka membagi wirid Al-Quran sebagai berikut:

- Hari pertama: membaca surat “al fatihah” hingga akhir surat “an-nisa”,
- Hari kedua: dari surat “al maidah” hingga akhir surat “at-taubah”,
- Hari ketiga: dari surat “yunus” hingga akhir surat “an-nahl”,
- Hari keempat: dari surat “al isra” hingga akhir surat “al furqan”,
- Hari kelima: dari surat “asy syu’ara” hingga akhir surat “yaasin”,
- Hari keenam: dari surat “ash-shafat” hingga akhir surat “al hujurat”,
- Hari ketujuh: dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-naas”.

Wirid Rasulullah – صلى الله عليه وسلم – di singkat oleh para ulama dengan perkataan: فمي بشوق (famii bisyauqi). Dimana setiap huruf dari kata ini merupakan surat awal dari kelompok surat yang dibaca setiap hari.

Bagaimana membedakan antara ayat-ayat mutasyaabih/mirip di dalam Al-Qur’an?

Cara yang paling afdhal jika anda mendapati 2 ayat yang mirip adalah dengan membuka mushaf pada setiap ayat yang mirip tersebut, lalu perhatikanlah perbedaan diantara kedua ayat tersebut kemudian berikanlah tanda yang dapat mengingatkan anda akan perbedaan itu. Lalu ketika anda memuraja’ah, perhatikanlah perbedaan yang anda tandai sebelumnya beberapa kali hingga anda mantap menghafal tentang kemiripan dan perbedaan diantara keduanya.

Kaidah-kaidah dan batasan-batasan dalam menghafal Al-Qur’an

o Wajib bagi anda menghafal dengan bantuan seorang ustadz/syeikh untuk membenarkan bacaan anda

o Hafallah 2 halaman setiap hari. Satu halaman setelah Subuh, dan satu halaman lagi sesudah Ashar atau sesudah Maghrib. Dengan cara ini, maka anda akan mampu menghafal Al-Qur’an seluruhnya dengan mutqin/kokoh dalam waktu satu tahun. Adapun jika anda menambah hafalan diatas 2 halaman setiap hari maka hafalan anda akan lemah disebabkan semakin banyaknya ayat yang harus dijaga..

o Hendaklah menghafal dari surat An-Naas sampai Al-Baqarah karena hal tersebut lebih mudah. Namun setelah selesai menghafal seluruh Al-Quran, hendaklah muraja’ah anda dimulai dari surat Al-Baqarah sampai An-Naas

o Hendaklah menghafal dengan menggunakan satu cetakan mushaf karena hal ini dapat menolong anda dalam memantapkan hafalan dan meningkatkan kecepatan dalam mengingat posisi-posisi ayat serta awal dan akhir setiap halaman Al-Qur’an.

o Setiap orang yang menghafal dalam 2 tahun pertama biasanya masih mudah kehilangan hafalannya. Masa ini dinamakan dengan Marhalah Tajmi’ (fase pengumpulan). Janganlah bersedih atas mudahnya hafalan anda hilang atau banyaknya kekeliruan anda. Karena memang fase ini merupakan fase cobaan yang sulit. Dan waspadalah, karena syaithan akan mengambil kesempatan ini untuk menggoda anda agar berhenti dari menghafal Al-Qur’an. Maka janganlah perdulikan rasa was-was syaithan tersebut dan teruskan menghafal karena sesungguhnya itu adalah harta yang sangat berharga yang tidak diberikan pada setiap orang.

Sumber: http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=342445 [mirror]

http://salafiyunpad.wordpress.com/2009/08/05/cara-mudah-menghafal-al-quran/
Ina
Its about Nabila again. Postingan kali ini bisa dibilang merupakan update dari postingan sebelumnya yang bercerita ttg kesuksesan kecil Nabila. Sudah lama memang saya pengen beliin Nabila tempat bekal makanan dan & tempat minum yang baru, dan kayaknya moment nya pas banget dengan prestasi kecilnya. So, siangnya di saat Nabila masih di sekulah, saya belikan tempat makan berbentuk baju yg lucu berwarna pink, thats absolutely nabila's colour choice. Begitu juga dengan warna tempat minumnya. Bisa ditebak, Nabila heppi bangets. Bersamaan dengan penyerahan cinderamata tersebut *hallah mang acara perpisahan gituh*, ada pesan2 yang mengalir dari mulut umminya yg cantiq jelitah *howeks..*, " Ini sebagai tanda sayang ummi abi ke Nabila. Kalo Nabila pinter, ummiabi makin sayang. Ummiabi ga akan segan tuk kasih Nabila hadiah. Dan yang pasti semua ini karena Allah. Karena ridlo orangtua adalah ridlo Allah juga. Karena Nabila sudah bikin ummiabi bangga dan senang, Allah pun memberi rizki pada Nabila berupa tempat bekal makan minum lewat ummiabi ini. Jadi anak solehah ya nak ..*.
Ga lama dari hari pemberian kecil tersebut, ternyata mamanya Diba, tetangga sekaligus teman kantor yang anaknya berumur 3 tahun dan suka main2 sama Nabila ngasih tempat bekal makanan lagi yang kembaran sama punya anaknya. Wah subhanallah, hadza rizqi minaLlah. Makasih ya bu ... jangan kapok ya woehehe. Lagi2, umminya bilang, ini semua pemberian Allah lewat perantara mama Diba, selayaknya yang kemarin juga. Jadi jangan pernah bosan berbuat baik dan jadi anak pintar, karena Allah Maha Melihat dan Maha Pemurah. Lagi2 ada embel2nya "Jadi anak pinter ya nak ...". Yang punya makna eksplisit, jangan nakal ya nak woehehe ... Maklum anak2 kan adaaa aja 'kreativitas'nya yang padahal menurut orang dewasa sangat mengganggu. Yuks kita mengucap syukur bersama2, alhamdulillah ... hadza min fadhlin rabbik ...




Ina

Oalah mo update blog kok ya g jadi2, padahal dah banyak judul, tapi ga ber-ending. Moga yang kali ini sukses …

Kali ini cerita tentang keprihatinan kami terhadap si kakak Nabila. Terlebih, keprihatinan ini muncul ketika masa tahun ajaran baru kemaren. Di bulan Juni yg barusan lewat itu, ternyata teman sepermainan Nabila se-komplek berencana daftar ke SD karena sudah pinter membaca. Wuah, ikut seneng sih saya, tapi shocked juga jadinya ngeliat Nabila yg nyante, lom bisa baca, sambil mikir2 juga, nih anak di sekolah TK nya mang ngapain aja kerjaannya. Padahal dulu, pas pertama kali datang di kualasimpang ini, pernah kami main bersama, tebak2an huruf, masih jagoan si Nabila lhoh drpd si tetangga. Nah yg anak tetangga tersebut memang di TK yang berbeda, pulangnya pun siang banget, ternyata dia ikut les after school hours. Ga heran siih, jd dah jago baca & berhitung. Jadinya saya sediih banget, oh Nabila, anakku sing ayouw kok begindang… Nah, orang2 sih pada bilang kan di TK ga memaksakan tuk bisa baca. Jadi kesimpulan mereka, kalo mo bisa baca ya musti les, seperti yang diterapkan pada tetangga saya ntu. Oalaaah, padahal saya sempet kepikiran sebelumnya, nih anak tetangga kasian amat yak, sekolah TK kok pulangnya siaaang banget, ternyata les calistung. Sedih rasanya, namun ada yang sedikit melegakan hati, yaitu bahwa kenyataan kalo memang mereka berdua, Nabila dan si anak tetangga ini selisih lahirnya memang 8 bulan. Yaa bisa dibilang memang beda angkatan gitu laaah. Lagian umur Nabila baru 5 tahun di 31 Agustus ntar, kasian juga kalo dipaksakan ke SD. Oh lega dikit deh kaya gitu. Walopun gitu, saya masih sedih jugak, soalnya ekspektasi saya ke Nabila tuh guede. Dari kecil sekitar umur 2 tahun 2 bulan ikut Play Group, bahkan semenjak di PAUD Al Qolam di Liwa (Lampung Barat), saya pikir *menurut sayah nih woehehe ..* kepandaiannya terasah disana. Dari pengenalan huruf latin, hapal2an doa, hadits pendek, surat2 pendek & Iqra'. Kalow yg Iqra' memang rutin saya yang ngajar sendiri, dan perkembangannya Alhamdulillah cukup … cukup membuat pusing kepala huehehehe, ga ding, ya lumayan lah dah di jilid 4, walo sekarang suka males2an juga. Soalnya sempet vakum 4 bulanan ga ngaji, gara2 proses perpindahan kota yg butuh adaptasi *hallah alesan, adaaa ajah … resiko bapaknya suka dipindah2*. Lagi2 meleset dr ekspektasi saya, yang mustinya dia dah baca alquran. Nah, kalo hapalan surat yg terakhir dari PAUD Qolam sudah sampe al Kafirun, yang berarti itu adalah setahun yg lalu sebelon pindah di aceh tamiang - t4 yg sekarang kami tinggali ini -. Begitu masuk TK, ternyata yang dihapal ya itu2 aja, jadinya ga nambah. Well, salah saya juga siih kurang telaten, dengan apologi bahwa kami berdua berangkat pagi pulang sore, pulang ke rumah, tinggal capeknya.

Okeh, kembali ke keprihatinan saya terhadap Nabila yang berangsur reda. Ternyata kelegaan itu hanya sementara, sebentaaar banget. Ketika ada temen TK Nabila yang namanya Taqiya maen ke rumah, dan sedang liat CD bersama Nabila. Iseng2 saya suruh dia baca, ternyata bisa bow. Wadduuuh, kesedihan saya pun kembali mendera. Bahkan, kini lebih kuat dari sebelumnya *hallah bahasane sok novelis bangets*. Nah ini yang salah siapa nih, anaknya dwoonk, lha wong sama2 satu sekolahan. Kalau dah ada kurikulumnya mustinya kan Nabila bisa juga hiks … Nah pas sorenya, sang ibu jemput nih anak, saya segera memberondong dengan berbagai pertanyaan *wuihihi lebay ..*. Singkat cerita ternyata dari TK memang tidak memaksakan anak membaca, sang emak lah yang ngajarin anaknya, pakai metode baca layaknya iqra/qira ati, semacam ada jilid 1, 2, 3 dst gituuh. Ooooh I see, kesalahan ternyata ada pada ortu Nabila qiqiqiqi, malllyu akyuuu. Memang ortunya Nabila ga telaten ngurusin anaknya, keenakan pas jaman di PAUD Qolam dulu, yang tahu2 Nabila dah hapal surat2 & hadits berikut artinya. Huft … *tarik napas panjang ceritanya …* jadi kangen sama PAUD Qolam, sekolahnya dari jam 8 mpe jam 2, senin mpe jumat. Metodenya belajar sambil bermain, jadi anak2 merasa ga kepaksa, bahkan suka sedih kalo lagi libur, pengennya sekulaaah terus. Bahkan gurunya suka bilang "Kami tidak mengajari mereka, mereka belajar dengan sendirinya." Wow dech … palagi kurikulumnya ga hanya mencerdaskan secara lahir ajah tapi juga batin dan ruhani mereka. Nabila jadi sadar sendiri tentang ibadah shalat, tentang ahlaq yang ahsan, cara ngomongnya pun beda ma yang sekarang. Beda ma Nabila sekarang, gaya ngomongnya dah agak nada tinggi, maklum sesuai dengan letak geografis sekarang *ga usah disebut, ntar dibilang rasism lagi*, cepeet bgt ya anak2 adaptasi sama lingkungan baru. Trus dulu kalo dibilangin,"semua ada aturannya", "harus bertanggung jawab" *dengan nada manis ya bacanya* pasti nurut, kalo sekarang … ^&%^%.

Nah akhirnya, kami pinjam deh buku si anak tersebut lewat emaknya. Dan ajaib memang … ternyata Nabila langsung bisa. Well, memang sebenarnya Nabila dah bisa nge-eja lama dari PAUD Qolam ituh. Cuman ga ditingkatkan lagih, sekedar hanya bisa baca ba bi bu be bo, ca ci cu ce co dst. Malamnya habis pinjem, Nabila langsung ditest, belum begitu menggembirakan, masih lama mikirnya. Besoknya, Nabila saya ajak lagi baca buku kecil tebel yang bisa dibolak balik untuk menyusun 2 buah kata *pinjeman dari taqiya juga qiqiqi *,masih ogah2an, dijawab sekenanya. Kok ya ga termotivatisi sama taqiya yg udah bias baca siich. Ternyata paginya, di sekulah TK yang baru *akhirnya memang saya pindahin pas tahun ajaran baru, karena factor jarak yang jauh dari rumah, dan satu sekulahan lagi sama Taqiya :D, memang bespren nih anak dua* dikasih buku baca sederhana, hampir mirip seperti yang Nabila pinjem dari Taqiya. Langsung deh sehabis pulang sekolah, Nabila babat habis bacanya. Wuih subhanalloh, ternyata Nabila bisa woehehehe. Kayaknya dia lebih nurut kalo yang nyuruh gurunya di sekolah. Ayo nak yang semangadh yaaah :D. Memang dari awal kalo mo bisa, bisa kok. Harus banyak dimotivasi dengan pujian. Emak bapaknya aja yang sok syibyuuuk ajah. Banggaaa deh sama kakak Nabila.

Ina

Buku yang berjudul Marmut Merah Jambu ini ditulis oleh Raditya Dika si Kambing jantan. Saya tertarik untuk beli, karena testimony para pembaca yg dipublish di blog dika, hmm … akhir2 ini saya memang baca blog nya karena ada hal2 positif yg dipost ttg tips tulis menulis dan karena pengen cari bahan tertawaan. Ga perlu lama untuk menghabiskan cerita di tiap chapternya. Hmmm overall setelah baca siih lumayan lah buat yg pengen ketawa haha hihi. Kalau about ruh yg ditiupkan di buku ini yaitu ttg cinta dan pengalaman pacaran2nya, mungkin ga begitu kerasa untuk saya *or ga tersentuh?*. Mungkin dah bukan masanya kali ya?, maklum dah emak2 wkwkwk. Dan saya kan termasuk penganut paham pacaran after married hehe …

Well, sebenarnya buku-buku raditya dika narsis banget siih. Semuanya menulis tentang dirinya sendiri, seperti yang juga diungkapkannya sendiri di buku MMJ ini. Tapi yang ditulisnya adalah ttg hal2 bodoh. Bahkan disiini diungkapkan tentang saran seorang temannya, agar dika menulis sesuatu yang serius karena dia capable untuk itu. Bener juga siih, kalo dipikir2, ngapain juga nulis sesuatu ttg kebodohan diri sendiri. Namun, yang berhasil dia lakukan disini adalah meramu kebodohan2 itu menjadi sesuatu yg lucu yg bisa ditertawakan rame2. Yang akhirnya kita bisa berkaca dari pengalamannya untuk bisa jadi lebih baik.

Jadi yang bisa saya ambil dari buku ini adalah, bagaimana kita bisa menertawakan dan have fun dengan kesalahan / kekeliruan / kekurangan yang kita miliki. Bukan berarti kita ga tahu diri dan ga punya malu. Cuman, ketika kita suatu saat ga sengaja bikin kesalahan, kita jangan terlalu terpekur , tertegun dan merenungi nasib hingga depresi mpe mau bunuh diri *tuuuh kan mulai jadi terpengaruh lawakan hiperbolis raditya dika*. Hal tersebut bisa dijadikan pengalaman untuk lebih baik, ga perlu sembunyi akan kesalahan tersebut, bahkan kita bisa memamerkannya *baca- mengungkapkannya* lewat sebuah cerita di blog yang akhirnya malah bisa dijadikan novel seperti punya raditya dika. Tentu saja dengan tujuan agar kita bisa lebih baik di waktu yang akan datang.

Hikmah yang lain yang bisa saya ambil juga adalah, tentang kekompakan dan curahan kasih sayang sebuah keluarga. Walo sang tokoh sangat slenge-an, cuek be bek bin sableng tapi sangat perhatian dengan adik2nya bahkan sang kucing, sampe2 si kucing di bikin tokoh utama di part terakhir, bahkan yg lebay lagi sampe 'memanusiakan' kucing. Disini juga diceritakan sang mama yg sangat khawatir dg sunatan edgar-adik bungsu dika-, berharap segalanya berjalan lancar, lagi2 semuanya dikemas dengan komedi hiperbolis. Lalu tentang royalty buku2 dika yg diperuntukkan adik2nya. Cerita ttg ayahnya yg kayaknya cuek tapi ternyata perhatian pada dika dg ngasih 'bingkisan' lewat orang suruhan ayahnya di detik2 terakhir di bandara ketika dika mau shooting di Oz.

Ada juga cerita tentang sebuah perjuangan dan konsistensi. Di buku ini, diungkapkan mengenai proses pembuatan buku kambing jantan hingga menjadi sebuah film. Awalnya dika ditawari oleh sebuah PH ternama yg bukan merupakan PH yg akhirnya menjadikan film kambing jantan terwujud. Sang produser meminta agar alur cerita kambing jantan dibuat lebih dramatis fantastis. Kalo perlu prolog film dibuat terjun dari pesawat, tapi setting film cukup di dalam negeri saja. Setelah ditimbang2 - mungkin sampe berton2 jadi berat - dika akhirnya menolak. Dan karena dia tidak berhenti begitu saja, alhasil pada akhirnya terealisasilah fim kambing jantan walo dalam waktu yang cukup panjang dari pertama dibukukannya kambing jantan. Well, mungkin kalau diliat dari segi keartisan, dika termasuk 'wow,kok bisa' ga punya background acting, bukan seleb tapi bs shooting pilem di luar. Ya, tapi berhubung saya bukan artis, ya saya gag 'wow' hehehehe …

Oh ya ada satu lagi, kalo yang ini bisa dipastikan kebanyakan para pembaca MMJ ga setuju. Yaitu hikmah secara eksplisit, bahwa pacaran itu ga penting banget. Di buku ini disebutkan bahwa dengan pacaran, si cowok merasa tertindas dengan ceweknya, merasa serba salah untuk menghadapi perilaku si cewek -kalo ini ditulis dengan sangat pro cowok siih-. Nah daripada pusing2 kan ga usah pacaran ajah :D

Sekian.

Ina
Hi hi ...
Berhubung saya lagi asik dengan mainan baru saya, yaitu si baby boy maeqli, so postingan kali ini masih tetep membahas hal yang berkaitan dg si baby boy. Kali ini saya ingin mempost ttg mainan untuk mainan saya huehue ... Postingan ini saya kumpulkan dari hasil nge-brows2 dan sengaja saya copypaste untuk memudahkan saya melihat2nya kembali.
Nah sebelum membahas mainan bayi, saya uraikan sedikit ttg tahapan perkembangan kemampuan bayi, sbb:
  • Usia 0-1 bulanKemampuan yang dicapai: Mulai memilah-milah dan mengenali beberapa rangsang dari luar dirinya
  • Usia 1-2 bulanKemampuan yang dicapai: Mengangkat kepala, Memberi respon terhadap suara, Berkomunikasi melalui tatapan, gerakan tubuh dan tangisan, Dapat melihat benda dengan pola hitam-putih, Dapat mengikuti dan memfokuskan pandangan pada sebuah objek.
  • Usia 2-3 bulanKemampuan yang dicapai: Mengangkat kepala dan menahannya untuk beberapa saat, Mulai tersenyum jika mendengar suara ayah atau ibu, Mulai berceloteh "ahh " atau "ohh" dan mendekut (coing).
  • Usia 3-4 bulanKemampuan yang dicapai: Menunjukkan ekspresi dengan tertawa, Mengangkat kepala dengan stabil, Mengenali muka bau dan mulai mengenali sosok orang tuanya, Mulai tertarik memberhatikan tubuhnya sendiri.
Nah, selanjutnya untuk dapat merangsang kemampuan spt hal2 di atas, berikut mainan2 yg menunjang:




1. Cahaya
Untuk membantu bayi baru lahir memfokuskan matanya, latihlah bayi hingga dia bisa mengikuti sumber cahaya. Caranya antara lain:



  • sorotkan senter di dalam kamar yang gelap
  • sibaklah tirai jendela di pagi hari agar cahaya matahari masuk ke dalam kamarnya
2. Gambar Bergaris Tebal, Berpola Sederhana dan Berwarna Hitam-Putih
Ini juga berfungsi untuk membantu memfokuskan mata sang bayi.
3. Suara yang Lembut, Gendongan dan Belaian
Untuk mengembangkan ikatan yang kuat antara Anda dan bayi Anda.
4. Berbicara dengan Kontak Mata
Berusahalah menciptakan komunikasi dengannya. Ini adalah dasar dari kemampuan berbahasanya kelak. Katakan kata-kata sederhana seperti, “Halo bayi cantik” sambil menghadapkan wajah bayi kepada Anda dan menatap matanya. Jarak wajah Anda dan bayi sekitar 10 cm. Setelah 1 bulan, bayi juga menatap wajah Anda saat Anda berbicara. Dia juga akan mulai tersenyum dan membalas senyuman.

5. Suara Ritmis
Suara dengan nada yang konstan dan berulang-ulang diyakini dapat menenangkan bayi. Karena suara jenis inilah yang sering didengar bayi selama di dalam rahim, yaitu suara detak jantung dan bunyi perut ibu. Anda dapat menghadirkannya melalui:



  • CD/kaset murottal Alquran
  • gemericik air
  • mesin cuci, hair dryer atau vacuum cleaner yang berdengung, dll
6. Wajah
Bayi sangat suka memperhatikan wajah orang, terutama wajah orang-orang yang mencintai dan dicintainya. Coba berbagai ekspresi wajah dan bermacam-macam suara dari mulut Anda untuk membantu perkembangan penglihatan dan pendengarannya. Anda bisa mencoba:
  • menyanyi dengan mempertegas bentuk mulut
  • mengedip-ngedipkan mata
  • buat suara-suara seperti batuk atau bersin
  • mengajaknya bercermin
7. Mainan berwarna-warni dan Bergemerincing
Ini digunakan untuk merangsang bayi bergerak mengikuti benda. Hal ini untuk melatih motoriknya sekaligus kemampuan spasialnya. Reaksi bayi di awal-awal umurnya masih lambat. Berilah bayi waktu sekitar 2 detik untuk merespon Anda.



Gelang Gemerincing (rattle)
Termasuk mainan klasik dan populer. Disetiap masa perkembangan, mainan jenis ini pasti ada. Mainan berupa gelang yang dirangkai dengan bahan menimbulkan bunyi gemerincing saat digoncangkan ini melatih koordinasi indera penglihat, pendengar dan tangan. Bayi akan terpesona dengan bunyi dan warna-warni bahan mainan ini yang sangat menarik. Selain melatih indera, mainan jenis ini memperkenalkan bayi pada logika sebab akibat. Ia tahu, jika digoncangkan mainan akan bergemerincing. Sejalan dengan perkembangan zaman, mainan jenis ini muncul dalam berbagai desain dan dapat dijumpai di semua toko perlengkapan bayi.


  • menoleh ke kiri-kanan. Telentangkan bayi, bunyikan mainannya atau panggillah namanya dari sisi kanan tubuhnya dan kemudian ganti ke kiri hingga bayi dapat menoleh ke arah sumber suara
  • menggerakkan bola matanya ke kiri-kanan dan atas-bawah. Telentangkan bayi, gerakkan mainan ke kanan, ke tengah dan ke kiri secara perlahan. Ulangi terus hingga bayi dapat mengikutinya. Lalu latihlah dengan menggerakkan mainan ke atas-bawah
  • mengangkat kepala dan dada. Telungkupkan bayi, bunyikan mainannya di depan/atas bayi
  • meraih benda. gantungkan mainan di tempat yang dapat dilihat bayi. Menjelang usia 3 bulan, bantu bayi meraihnya
8. Mainan yang Dapat Diraba, Digenggam, Ditekan, Dipencet, Digoyang dll
Ini berguna untuk melatih koordinasi mata, tangan dan motorik halusnya. Pastikan mainan ini aman jika masuk ke mulut bayi. Jenis mainan ini misalnya:
  • kain aneka bahan dan tekstur
  • rattles
  • mainan karet yang berbunyi jika ditekan
  • piano mainan atau semacamnya, dll
Mainan Gantung


Mainan jenis ini membantu bayi mengenai rangsang visual dan memfokuskan perhatian. Warna2 dan gemerincing suara mainan ini mengasah pancaindera bayi usia 0-4 bulan yang tengah berkembang pesat. Anda bisa mendapatkan mainan ini di hampir semua toko perlengkapan bayi. Ada berbagai variasi. Ada yang menyatu dengan tempat tidur bayi, ada pula yang berdiri sendiri sehingga saat digantungkan bertumpu pada langit2 tempat tidur. Pilih mainan gantung berupa panduan warna2 cerah, hitam, putih dan merah. Warna 2 ini membantu menstimulasi indera penglihat anak.

Mainan untuk digigit (teethers atau biting toys)












Indera pengecap termasuk salah satu yang haus rangsang. Hampir semua kegiatan bayi usia 0-4 bulan melibatkan kegiatan memasukkan benda ke mulut. Meski permainan ini lebih merupakan kegiatan eksplorasi solitaire (sendirian, tanpa teman main), namun jenis mainan ini penting dan sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Bola berbahan lembut.

Meskipun belum mampu memegang bola, bayi usia 0-4 bulan membutuhkan bola terbuat dari kain lembut dengan warna-warna cerah yang kontras dan mudah dicuci berukuran sedang. Bola adalah mainan yang menarik indera penglihat dan peraba/perasa si kecil. Selain aman bola merupakan mainan yang mudah anda temukan di toko mainan atau toko perlengkapan bayi.





Boneka karet.



Biasanya dijual dalam bentuk boneka binatang yang berbunyi saat dipegang atau digigit. Selain dapat dimainkan sendirian, mainan ini dapat pula digunakan untuk bermain bersama orang tua saat mandi. Fungsi mainan ini mengasah indera sekaligus melatih perhatian dan memperkenalkan logika sebab-akibat karena mainan akan berbunyi jika digigit atau di genggam.
Ina

Alhamdulillah telah lahir anak kami yang kedua, pada hari kamis, tanggal 6 Mei 2010 pukul 00.25 wib, di RS Aceh Tamiang secara normal.

Dedicated to my beloved son " Muhammad Muaiqly Majid"
*Its such a great pleasure to say " My Son". Dont worry Kakak Nabila, itu adalah merupakan kebahagiaan yang sama besar ketika mengucap my first baby, hehe biar kakaknya ga jealouse*

Anakku, dengarkanlah ibunda-ayahandamu yang ingin bercerita tentang arti sebuah nama. Nama adalah doa, harapan dan cinta. Begitu pula ketika kami memilihkan nama untukmu. Itu berarti merupakan sebuah tanda cinta untukmu, dimana ada harapan2 dan doa yang kami panjatkan padaNya untukmu.
Sebuah nama, sebuah kisah, sebuah cerita, sebuah sejarah...
Di tanggal 6 Mei 2010 pukul 00.25 wib, disinilah awal sejarahmu, perjalanan fanamu kan kau langkahkan, cerita2 ttg dirimu kan dimulai ...
Untuk itu sayang, ku kan bercerita dibalik sebutanmu, panggilanmu, namamu ...

Al kisah ... di tahun 2008 M/1429 H, ketika Allah mengkaruniakan kepada umi-abi-mu ini, sebuah perjalanan ibadah yang indah ke tanah suci makkah-madinah. Tersebutlah sebuah nama indah Mahir Al Muaiqly (http://www.almuaiqly.com/arabic/). Nama imam besar Makkah yang baru kami ketahui pada waktu itu, selain nama2 lain yang telah ternama seperti  sheikh Sudais, Sheikh Shuraim, Sheikh Khalid Al Ghamdi dll. Beliau adalah One of the imams of Haramain (Grand Mosque), Makkah Al Mukarramah. Beliau lahir dan menghafalkan al Qur'an di Madinah. Bahkan, beliau sangat pandai matematika, sehingga sempat menjadi guru matematika di Madinah. Selain itu, beliau juga pernah menjadi advisor pangeran Abdul Majid ketika menjadi gubernur Makkah. Pada bulan Ramadan 1426 H & 1427 H beliau memimpin shalat tarawih di Madinah. Kemudian pada Ramadan 1428 H, beliau menjadi imam shalat tarawih di masjidil haram bersama dengan Sheikh Abdur Rahman As Sudais.

Itulah sekilas info mengenai Syeikh Mahir Al Muaiqly. Tentunya dibalik nama beliau yang kami patrikan padamu, kami memiliki harapan dan doa. Semoga dirimu menjadi anak yang cerdas dan menjadi salah satu insan pilihan Allah untuk menjaga kalamNya. Bisa menjadi panutan, teladan dan bermanfaat untuk orang banyak. Menjadi Muhammad anak yang pintar yang berkepribadian mulia. Amiiin ...